Berita

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto saat bertemu CEO Emirate Global Aluminium (EGA), Abdulnasser Ibrahim Saif Bin Kalban di Dubai/Ist

Dunia

Di Dubai, Menko Airlangga Perkuat Kerja Sama Aluminium Indonesia

KAMIS, 13 FEBRUARI 2025 | 21:51 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Pengembangan smelter bauksit Indonesia turut dibahas Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto saat bertemu CEO Emirate Global Aluminium (EGA), Abdulnasser Ibrahim Saif Bin Kalban di Dubai, Persatuan Emirat Arab (PEA), Rabu, 12 Februari 2025.

Kepada Airlangga, Abdulnasser mengaku telah menyepakati kerja sama dengan PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) untuk memperluas Smelter di utara Sumatera hingga 400.000 Ton/ tahun.

Namun proyek kerja sama tersebut belum terealisasi karena faktor tingginya biaya listrik dan pasokan listrik rendah karbon, yang digunakan untuk memproduksi aluminium hijau.


EGA, kata dia, menggunakan solar panel sebagai sumber tenaga pengolahan aluminium dan berencana membangun pembangkit listrik bertenaga nuklir dengan kapasitas hingga 5 GW.

Dengan kemampuan tersebut, maka kerja sama dengan Indonesia diyakini dapat direalisasikan.

“Dengan kemampuan dan teknologi maju yang kami gunakan, dan potensi sumber daya alam yang dimiliki Indonesia akan menghasilkan alumina terbaik dalam jumlah yang besar," lanjut Abdulnasser.

Sementara itu, Menko Airlangga mengaku akan berkoordinasi dengan Inalum untuk menindaklanjuti kerja sama yang sebelumnya sudah disepakati.

“Kerja sama perlu dilakukan dengan pihak lain seperti PLN untuk mengembangkan tenaga listrik rendah karbon guna memenuhi pasokan listrik yang mencukupi untuk produksi aluminium," lanjut Airlangga.

Menko Airlangga menegaskan, kerja sama tersebut harus memiliki dampak signifikan terhadap ekonomi Indonesia dan melibatkan sektor swasta di Indonesia.

“Perlu dipastikan bahwa kerja sama sektor Alumunium ini memiliki dampak ekonomi yang besar terutama dalam penciptaan lapangan kerja," pungkas Airlangga.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya