Berita

PT Pertamina (Persero)/Dok Pertamina

Bisnis

Pertamina Peringkat ke-32 Perusahaan Terbaik di Asia Pasifik

KAMIS, 13 FEBRUARI 2025 | 21:42 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

PT Pertamina (Persero) menjadi perusahaan Indonesia yang menempati peringkat tertinggi dalam daftar 500 perusahaan terbaik di Asia Pasifik.

Data yang diungkap Majalah TIME dan Statista 2025, Pertamina berada di peringkat ke-32 dengan skor 93,00.

Vice President Corporate Communication Pertamina, Fadjar Djoko Santoso mengatakan, ada tiga aspek yang mendasari perusahaannya masuk ke jajaran tertinggi di Asia Pasifik, yakni pertumbuhan pendapatan perusahaan, survei kepuasan karyawan, dan implementasi environmental, social, and governance (ESG).


“Pasca restrukturisasi organisasi, Pertamina terus mencatatkan peningkatan pendapatan dan laba perusahaan yang memberikan kontribusi kepada bangsa dan negara,” ujar Fadjar dalam keterangan tertulisnya, Kamis, 13 Februari 2025.

Kinerja positif Pertamina didorong inovasi dan kerja keras seluruh pegawai yang berkorelasi dengan tingkat kepuasan karyawan terhadap capaian dan pengelolaan perusahaan.

“Perwira atau karyawan adalah aset dan penggerak Pertamina, sehingga kami terus mengembangkan kompetensi dan kapabilitas mereka untuk mencapai kinerja positif serta mendukung target swasembada energi nasional,” lanjut Fadjar.

Pertamina meraih skor 93,00 terbukti kompetitif karena terdapat 10 perusahaan terbaik di Asia Pasifik yang memiliki skor di kisaran 93 yang berada di peringkat 22 hingga 31.

Peringkat 22 ditempati perusahaan CSL asal Australia (skor 93,91), SBI Holding asal Jepang (93,83), BYD Company asal China (93,32) dan SK Group asal Korea Selatan (93,10). Sementara, posisi tertinggi ditempati oleh DBS Bank (Singapura) dengan skor 97,36.

Peringkat Pertamina juga berada di atas perusahaan besar lainnya di Asia Pasifik seperti Marubeni Corporation asal Jepang di peringkat 35, Singapore Airlines (36), Korea Gas Corporation (37) dan Mazda Motor Corporation asal Jepang (40).

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Nasib Pengalihan Utang Whoosh Tak Jelas, Ini Penjelasan Wamenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 22:20

Ombudsman Soroti Masa Sanggah Data Rumah Rusak Gempa NTT Terlalu Singkat

Jumat, 02 Oktober 2026 | 21:55

KPK Dalami Pengurusan HGB PT Bela Parahiyangan hingga ke Pusat

Jumat, 02 Oktober 2026 | 21:36

Rafyq Pandjaitan Terpilih Ketua KWP, Ariawan Titip Pesan Ini

Jumat, 02 Oktober 2026 | 20:50

KBRI Singapura Tak Punya Dokumen Pendidikan Gibran

Jumat, 02 Oktober 2026 | 20:20

Jenderal Sigit jadi Bidak Benteng dalam Catur Pemerintahan Prabowo

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:57

Hatta Rajasa Pastikan Wantimpres Beri Nasihat Berkualitas untuk Presiden

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:44

Kapolri Berganti, Jenderal Sigit Serahkan Panji Tribrata ke Jenderal Suyudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:40

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Bersama UI, Peradi Profesional Bidik Pendidikan Advokat Lebih Berkualitas

Jumat, 02 Oktober 2026 | 18:51

Selengkapnya