Berita

Masyarakat sedang berjalan di Oxford Street, London, Inggris/Reuters

Bisnis

Ekonomi Inggris Tumbuh 0,1 Persen pada Kuartal IV-2024

KAMIS, 13 FEBRUARI 2025 | 19:33 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Ekonomi Inggris tercatat tumbuh sebesar 0,1 persen pada kuartal IV-2024, didorong oleh meningkatnya aktivitas ekonomi selama musim liburan akhir tahun.

Seperti dikutip Associated Press (AP) pada Kamis 13 Februari 2025, pertumbuhan ini lebih baik dari perkiraan, sehingga membantu meredakan kekhawatiran akan kemungkinan resesi.

Kantor Statistik Nasional Inggris mencatat bahwa sepanjang 2024, produk domestik bruto (PDB) negara tersebut tumbuh sebesar 0,9 persen. 


Sebelumnya, sejumlah ekonom memperkirakan bahwa ekonomi Inggris akan mengalami kontraksi pada akhir 2024 dan berlanjut melemah pada awal 2025, yang berisiko membawa negara asal Raja Charles III itu ke dalam resesi.

Resesi teknis sendiri terjadi ketika ekonomi mengalami kontraksi selama dua kuartal berturut-turut. Inggris terakhir kali menghadapi resesi pada awal tahun lalu. Oleh karena itu data terbaru ini memberikan sedikit optimisme bagi perekonomian negara itu.

Meskipun berhasil menghindari resesi, prospek ekonomi Inggris untuk 2025 masih menghadapi tantangan. Pekan lalu, Bank of England menurunkan proyeksi pertumbuhan PDB menjadi hanya 0,75 persen untuk tahun ini.

Selain itu, Inggris masih berhadapan dengan tekanan fiskal serta ancaman perang tarif global yang dapat mempengaruhi perdagangan dan investasi. 

Dari sisi politik, popularitas Partai Buruh yang berkuasa dilaporkan terus menurun sejak kemenangan mereka dalam pemilu tahun lalu.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Insiden di Lebanon Selatan Tak Terlepas dari Eskalasi Israel-Iran

Jumat, 03 April 2026 | 10:01

Emas Antam Ambruk Rp85 Ribu, Termurah Dibanderol Rp1,4 Juta

Jumat, 03 April 2026 | 09:54

UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan Terakhir untuk Tiga Prajurit TNI

Jumat, 03 April 2026 | 09:48

KPK Tegaskan Tak Ada Intimidasi dalam Penggeledahan Rumah Ono Surono

Jumat, 03 April 2026 | 09:40

Komisi VIII DPR Optimis Jadwal Haji 2026 Tetap Aman dan Lancar

Jumat, 03 April 2026 | 09:26

Aksi Borong Bensin Picu Kelangkaan BBM di Prancis

Jumat, 03 April 2026 | 08:51

Reformasi Maret Tuntas: Jalan Terang Modal Asing Masuk Bursa

Jumat, 03 April 2026 | 08:26

Wall Street Melemah Tipis, Investor Berburu Aset Aman

Jumat, 03 April 2026 | 08:13

Serangan Israel Lumpuhkan Dua Pabrik Baja Iran, Produksi Terhenti hingga Setahun

Jumat, 03 April 2026 | 08:04

Dolar AS Perkasa, Indeks DXY Tembus Level Psikologis 100

Jumat, 03 April 2026 | 07:50

Selengkapnya