Berita

Pesta Muslim Jakarta 2025 hadir di Jakarta International Convention Centre (JICC), Senayan pada pada 7-9 Maret 2025

Bisnis

Ini Upaya KNEKS Jadikan Indonesia sebagai Pusat Tren Modest Fashion Global

KAMIS, 13 FEBRUARI 2025 | 10:30 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Indonesia memiliki cita-cita menjadi pusat produsen halal dunia. 

Sejalan dengan itu, Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) menggagas Pesta Muslim Jakarta 2025 untuk mendukung industri syariah di Indonesia. 

Berdasarkan laporan The State of the Global Islamic Economy Report 2023/2024 yang diterbitkan oleh DinarStandard, Indonesia naik ke peringkat ketiga dalam Indikator Ekonomi Islam Global (GIEI), di bawah Malaysia dan Arab Saudi. 


Dalam laporan tersebut juga menyebutkan, Indonesia masuk dalam tiga besar industri modest fashion dunia, bersanding dengan Uni Emirat Arab dan Turki. 

"Keberhasilan Indonesia menempati posisi ketiga tersebut adalah berkat peran aktif dari berbagai pihak dalam mendukung industri syariah di Indonesia. Salah satunya melalui berbagai event pameran dan bazar," kata  Direktur Infrastruktur Ekosistem Syariah KNEKS, Sutan Emir Hidayat, di Jakarta, Rabu 12 Februari 2025. 

Dengan potensi pasar domestik yang besar dan pertumbuhan industri fashion muslim yang pesat, Indonesia harus terus memperkuat posisinya sebagai pusat tren modest fashion global. 

"Pesta Muslim Jakarta 2025 merupakan bagian dari National Halal Fair yang digagas oleh KNEKS guna mendukung perkembangan industri fashion muslim global yang semakin pesat. Melalui sinergi antara pengusaha, komunitas, dan instansi terkait, event ini bisa memperkuat posisi Indonesia sebagai kiblat modest fashion dunia," kata Sutan Emir Hidayat. 

Pesta Muslim Jakarta 2025 akan hadir di Jakarta International Convention Centre (JICC), Senayan, pada 7-9 Maret 2025. Acara ini menghadirkan pengalaman belanja dan fashion show ala Pasar Tanah Abang dalam suasana premium dengan konsep One Stop Solution Market.

Akan ada 150 booth yang 60 persen-nya disi oleh fashion dan sisanya mencakup kuliner, wedding, beauty & care, tour & travel, hingga multiproduk. 

Pameran ini disponsori oleh Dea Textile. CEO Dea Textile Adwil Yusuf mengungkapkan bahwa Pesta Muslim Jakarta 2025 dirancang dengan konsep B2C (Business to Customer) sebagai wadah bagi pelaku bisnis fashion muslim untuk naik kelas dan menjangkau pasar lebih luas. 

"Kami ingin menjadikan Pesta Muslim Jakarta sebagai pusat inspirasi bagi muslim modern, tempat di mana fashion, bisnis, dan komunitas bertemu. Dengan menghadirkan tenant dari Pasar Tanah Abang, kami berharap event ini menjadi titik loncatan bagi brand lokal menuju pasar internasional," ungkap Adwil Yusuf.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya