Berita

Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un di peringatan berdirinya Tentara Rakyat Korea (KPA) yang ke-77 pada Minggu, 9 Februari 2025/KCNA

Dunia

HUT ke-77 Tentara Rakyat Korea, Kim Jong Un Tekankan Penguatan Militer

SENIN, 10 FEBRUARI 2025 | 12:51 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Dalam rangka memperingati hari berdirinya Tentara Rakyat Korea (KPA) yang ke-77, Pemimpin Tertinggi Korea Utara, Kim Jong Un, mengunjungi Kementerian Pertahanan Nasional DPRK pada Minggu, 9 Februari 2025.

Menurut Kantor Berita Resmi KCNA, kunjungan tersebut bertujuan untuk memberikan ucapan selamat kepada para personel angkatan bersenjata serta mengukuhkan tekad untuk terus memperkuat kekuatan militer negara.  

Dalam pertemuan dengan para perwira tinggi, Kim menegaskan pentingnya mempertahankan kedaulatan dan keamanan nasional di tengah dinamika geopolitik global yang semakin kompleks. 


“DPRK tidak menginginkan ketegangan yang tidak perlu dalam situasi regional, tetapi akan mengambil tindakan balasan yang berkelanjutan untuk memastikan keseimbangan militer regional,”* ujarnya, mengacu pada meningkatnya kehadiran militer AS di Semenanjung Korea.  

Kim juga menyampaikan apresiasinya terhadap KPA, yang selama lebih dari tujuh dekade telah menjadi garda terdepan dalam menjaga kehormatan negara. 

“Tentara kita telah memenangkan kemenangan gemilang demi kemenangan gemilang bagi negara dan revolusi, dengan semangat patriotik yang tiada tara dan pengabdian penuh dedikasi,” kata Kim.

Dalam pidatonya, ia juga menyoroti meningkatnya ketegangan di berbagai belahan dunia, termasuk konflik di Timur Tengah dan Ukraina. 

Menurut Kim, Amerika Serikat merupakan pihak yang melanggengkan konflik militer di dunia, sehingga upaya mereka dalam mempertahankan diri sudah benar.

"Bayang-bayang gelap AS, yang muncul tanpa henti di balik perselisihan dan tragedi pertumpahan darah di dunia saat ini, membuktikan bahwa kebijakan kita untuk membangun kemampuan pertahanan tanpa batas adalah yang paling tepat," paparnya.  

Sebagai langkah konkret, Kim menekankan perlunya meningkatkan kesiapan tempur KPA, termasuk memperkuat latihan militer serta mempercepat pengembangan senjata strategis, terutama kekuatan nuklir Korea Utara. 

Ia menegaskan bahwa tentara harus memiliki pemahaman yang benar tentang musuh dan kemauan gigih untuk melawan mereka.

Kunjungan ini ditutup dengan sesi foto bersama para perwira tinggi KPA, sebagai bentuk penghargaan terhadap jasa dan dedikasi mereka dalam mempertahankan negara.

Suasana penuh semangat memenuhi kementerian, dengan para prajurit meneriakkan seruan dukungan bagi pemimpin mereka.  

Kunjungan ini menegaskan kembali komitmen Korea Utara dalam memperkuat militernya di tengah tekanan internasional, serta memperkuat posisi Kim sebagai pemimpin yang terus membimbing negaranya melalui tantangan zaman.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Jusuf Kalla: Konflik Timteng Berpotensi Tekan Ekonomi Global dan Indonesia

Jumat, 13 Maret 2026 | 04:19

Permohonan Restorative Justice Rismon Menggemparkan

Jumat, 13 Maret 2026 | 04:07

Reset Amerika

Jumat, 13 Maret 2026 | 04:01

Sinopsis One Piece Season 2 di Netflix Petualangan Baru Luffy di Grand Line

Jumat, 13 Maret 2026 | 03:32

Rismon Ajukan RJ, Ahmad Khozinudin: Label Pengkhianat akan Abadi

Jumat, 13 Maret 2026 | 03:23

BPKH Bukukan Aset Konsolidasi Rp238,99 Triliun hingga Akhir 2025

Jumat, 13 Maret 2026 | 03:08

ICWA Minta RI Kaji Lagi soal Gabung Board of Peace

Jumat, 13 Maret 2026 | 03:00

Rismon Siap Dicap Pengkhianat Usai Minta Maaf ke Jokowi

Jumat, 13 Maret 2026 | 02:24

Indonesia Diminta Aktif Dorong Perdamaian Timteng

Jumat, 13 Maret 2026 | 02:07

KPK Sita Aset Rp100 Miliar Lebih dari Skandal Kuota Haji Era Yaqut

Jumat, 13 Maret 2026 | 02:04

Selengkapnya