Berita

Komandan Satgaspam TNl AL Bandara Juanda, Letkol Laut (P) Dani Widjanarka (kiri) bersama barang bukti BBL yang akan diselundupkan ke Singapura/Ist

Pertahanan

Penyelundupan BBL Senilai Rp9 Miliar Berhasil Digagalkan di Bandara Juanda

SENIN, 10 FEBRUARI 2025 | 02:15 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Pangkalan Udara TNI Angkatan Laut (Lanudal) Juanda yang berperan sebagai leading sector dan koordinator seluruh pengamanan khususnya wilayah Bandara Internasional Juanda berhasil menggagalkan penyelundupan Benih Bening Lobster (BBL) ke luar negeri pada  Sabtu, 8 Februari 2025.

Penggagalan ini merupakan hasil kerja sama antara TNI AL dengan Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean Juanda dan Stakeholder Bandara Juanda. BBL tersebut rencananya akan diselundupkan pelaku menggunakan pesawat udara dengan nomor penerbangan TR-263 tujuan Singapura.

Hal tersebut diungkapkan Komandan Satgaspam TNl AL Bandara Juanda, Letkol Laut (P) Dani Widjanarka mewakili Komandan Lanudal Juanda Kolonel Laut (P) Dani Achnisundani pada Press Conference yang digelar di Mako Lanudal Juanda Puspenerbal, Sidoarjo, Minggu, 9 Februari 2025,


Menurut dia, kejadian bermula dari kecurigaan petugas di lapangan dan dilanjutkan dengan analisis penumpang keberangkatan yang diindikasikan bahwa akan ada pengiriman barang diduga BBL. Barang tersebut dibawa oleh penumpang dengan pesawat yang akan dijadwalkan terbang pada pukul 19.40, Jumat, 7 Februari 2025.

Setelah dilaksanakan screening terhadap barang bawaan penumpang penerbangan Scoot Tiger Air TR263 Surabaya-Singapura, didapati 2 box mencurigakan. Kemudian tim segera melaksanakan pemeriksaan fisik dengan disaksikan oleh Petugas Aviation Security Airline Lion Air dan petugas pintu karyawan kedatangan.

Lebih lanjut, petugas langsung memeriksa terduga pelaku dengan Inisial RP (41) yang bertugas sebagai kurir calon penumpang pembawa barang dan KH (29) sebagai penerima barang di Bandara.

Berdasarkan hasil pengembangan selama 18 jam, tim berhasil mengamankan 1 orang terduga pelaku lainnya yang merupakan warga Nusa Tenggara Timur yang bertugas sebagai Driver pengantar ke Bandara menggunakan 1 unit mobil Box dan 1 unit mobil Xenia. 

Setelah mengamankan tiga pelaku, petugas langsung mengamankan barang bukti dengan total 49 bungkus plastik berisikan BBL sebanyak 60.205 ekor yang terdiri dari 59.154 ekor BBL jenis Pasir dan 1.051 jenis Mutiara dengan kerugian negara sekitar Rp9.083.300.000 (Sembilan Milyar Delapan puluh Tiga Juta Tiga Ratus Ribu Rupiah). 

Saat ini, TNI AL telah menyerahkan barang bukti dan tersangka kepada Kantor Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean Juanda untuk dilaksanakan penyelidikan dan pendalaman lebih lanjut.

Pelaksanaan penggagalan tersebut merupakan implementasi dari Program Prioritas KSAL Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali yang selalu menekankan agar Prajurit TNI AL untuk terus mewujudkan komitmen dalam menjaga keamanan dan pengamanan di dunia penerbangan guna mencegah upaya-upaya tindak pidana maupun pelanggaran atau ancaman.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Prabowo Desak Bos Batu Bara dan Sawit Dahulukan Pasar Domestik

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Polisi Harus Ungkap Pelaku Serangan Brutal terhadap Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Aparat Diminta Gercep Usut Penyiraman Air Keras terhadap Pembela HAM

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Prabowo Ingatkan Pejabat: Open House Lebaran Jangan Terlalu Mewah

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Bahlil Tepis Isu Batu Bara PLTU Menipis, Stok Rata-rata Masih 14 Hari

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:38

Purbaya Lapor Prabowo Banyak Ekonom Aneh yang Sebut RI Resesi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:32

Kekerasan Terhadap Pembela HAM Ancaman Nyata bagi Demokrasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:12

Setengah Penduduk RI Diperkirakan Mudik Lebaran 2026

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:07

Mentan: Cadangan Beras Hampir Lima Juta Ton, Cukup Hingga Akhir Tahun

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:48

Komisi III DPR Minta Dalang Penyerangan Air Keras Aktivis KontraS Dibongkar

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya