Berita

Ilustrasi/Ist

Tekno

Telkom Luncurkan Produk Berbasis AI Pencegah Bullying di Sekolah

SABTU, 08 FEBRUARI 2025 | 02:45 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Pemanfaatan teknologi di sektor pendidikan bukan sekadar alat bantu, tetapi menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan yang aman dan mendidik. 

Tuntutan ini yang disolusikan oleh PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) melalui produk inovatifnya, Antares Eazy. Telkom menempatkan Antares Eazy sebagai salah satu produk unggulan dalam mendukung keamanan cerdas di rumah, tempat usaha, termasuk di sektor pendidikan.

Antares Eazy mengintegrasikan IP Camera berteknologi Artificial Intelligence (AI) yang dirancang khusus untuk mendeteksi dan mencegah kejadian seperti bullying di lingkungan sekolah, serta mengoptimalkan fasilitas sekolah secara berkelanjutan. Dengan teknologi ini, sekolah maupun perguruan tinggi dapat mendeteksi perilaku bullying dan kekerasan di lingkungan sekolah secara otomatis dan lebih efisien.


Pengawasan secara konvensional yang hanya mengandalkan staf atau petugas keamanan kerap kali kurang memadai, terutama di lingkungan sekolah yang luas dengan ratusan anak didik. Tanpa memanfaatkan teknologi yang dapat mendeteksi bullying secara otomatis, risiko kejadian serupa di sektor pendidikan tetap tinggi dan sulit untuk dicegah.

Keunggulan utama IP Camera dari Antares Eazy, yaitu algoritma cerdas yang dapat meningkatkan pengawasan dengan mengenali perilaku tidak biasa. Kamera ini memiliki kapabilitas untuk mendeteksi kerumunan, kemudian memberi notifikasi langsung ke pihak sekolah untuk segera menindaklanjuti.

“Antares Eazy dari Telkom hadir sebagai solusi inovatif untuk mendukung keamanan cerdas di sektor pendidikan. Kami percaya bahwa teknologi AI tidak hanya sekadar mendukung efisiensi, namun juga menciptakan lingkungan yang kondusif melalui kemampuannya dalam mendeteksi bullying,” ujar EVP Digital Business and Technology Telkom Komang Budi Aryasa dalam keterangan yang diterima redaksi, Jumat, 7 Februari 2025.

Lebih lanjut, fitur video analytics yang ada di IP Camera Antares Eazy dapat mengidentifikasi area-area di sekolah yang membutuhkan perhatian. Sistem cloud recording pada IP Camera Antares Eazy turut memudahkan akses ke rekaman video, tanpa memerlukan perangkat penyimpanan lokal yang mahal. Pihak sekolah memiliki akses kapanpun ke data rekaman, sehingga dapat menganalisis pola-pola aktivitas di lingkungan sekolah untuk merancang strategi keamanan yang lebih efektif.

Selain itu, fitur AI Employee Presence dari Antares Eazy mendukung monitoring kehadiran staf dan tenaga pengajar secara akurat, sekaligus memastikan bahwa seluruh staf hadir tepat waktu dan bertanggung jawab atas perannya masing-masing.

Dengan solusi berbasis AI, Antares Eazy berkomitmen mendukung sekolah-sekolah dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan terbebas dari ancaman bullying, salah satunya melalui sosialisasi pada kegiatan “Indonesia Digital Learning for Great Teacher” yang digelar Telkom dan Pijar. 

Dalam kegiatan ini, lebih dari 550 guru dari seluruh Indonesia diberikan pemahaman seputar manfaat teknologi IP Camera berbasis AI dari Antares Eazy, sebagai solusi untuk mendeteksi bullying dan menjaga keamanan sekolah secara proaktif.

Telkom menegaskan kepeduliannya terhadap masa depan generasi muda Indonesia dengan menyediakan teknologi yang relevan dengan kebutuhan keamanan dan kenyamanan pengguna. Salah satunya adalah Antares Eazy yang dapat memberikan pengawasan optimal, sekaligus juga membantu sekolah mengelola lingkungan mereka secara berkelanjutan.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Nama Elon Musk hingga Eks Pangeran Inggris Muncul dalam Dokumen Epstein

Minggu, 01 Februari 2026 | 14:00

Said Didu Ungkap Isu Sensitif yang Dibahas Prabowo di K4

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:46

Pengoperasian RDF Plant Rorotan Prioritaskan Keselamatan Warga

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:18

Presiden Harus Pastikan Kader Masuk Pemerintahan untuk Perbaikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:03

Danantara Bantah Isu Rombak Direksi Himbara

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:45

Ada Kecemasan di Balik Pidato Jokowi

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:25

PLN Catat Penjualan Listrik 317,69 TWh, Naik 3,75 Persen Sepanjang 2025

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:07

Proses Hukum Berlanjut Meski Uang Pemerasan Perangkat Desa di Pati Dikembalikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:03

Presiden Sementara Venezuela Janjikan Amnesti untuk Ratusan Tahanan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:27

Kelola 1,7 Juta Hektare, Agrinas Palma Fokus Bangun Fondasi Sawit Berkelanjutan

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:13

Selengkapnya