Berita

Salah satu pekerja PHR tengah melakukan peninjauan di salah satu lapangan migas di WK Rokan/Ist

Bisnis

PHR Percepat Produksi Minyak Lewat Pengembangan Metode Steamflood

JUMAT, 07 FEBRUARI 2025 | 14:46 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) berupaya meningkatkan produksi minyak melalui put on injection (POI) pertama pada proyek enhanced oil recovery (EOR) atau steamflood di lapangan North Duri Development (NDD) A14, Blok Rokan.

Pelaksanaan POI injector/pattern tersebut lebih cepat dari rencana semula di Mei 2025. Hasilnya, proses injeksi sumur-sumur berikutnya lebih cepat dan seluruh 15 injector/pattern akan diselesaikan pada akhir bulan Juni 2025.

“Semoga proyek steamflood ini akan memberikan dampak positif dalam upaya menjaga ketahanan energi nasional," kata Direktur Utama PHR, Ruby Mulyawan, Jumat, 7 Februari 2025.


Keberhasilan ini sekaligus menjadi tonggak penting dalam pengembangan lapangan minyak di Zona Rokan. Melalui Steamflood lapangan NDD A14 ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan cadangan dan produksi minyak di Blok Rokan.

Proyek steamflood di lapangan NDD A14 adalah bagian strategi PHR mengoptimalkan potensi reservoir minyak di Blok Rokan melalui teknologi Enhanced Oil Recovery (EOR). Dengan menginjeksikan uap ke dalam reservoir, viskositas minyak akan berkurang sehingga lebih mudah mengalir dan dapat diproduksikan.

Kepala SKK Migas, Djoko Siswanto menambahkan, injeksi uap pertama di lapangan NDDA14 menjadi langkah maju yang signifikan di awal tahun dalam meningkatkan produksi nasional.

“Tentunya ini menjadi kabar baik bagi industri hulu migas Indonesia. Hal ini menunjukkan komitmen pemerintah dan perusahaan dalam meningkatkan produksi minyak dan memperpanjang usia produksi lapangan-lapangan minyak di Indonesia," kata Djoko.

VP Corporate Communication Pertamina, Fadjar Djoko Santoso menyampaikan, upaya yang dilakukan PHR dalam peningkatan produksi lapangan migas sejalan dengan visi Presiden Prabowo, yaitu Asta Cita.

"Inovasi dari PHR untuk meningkatkan produksi adalah bukti nyata Pertamina untuk mencapai Swasembada Energi sesuai visi pemerintah Indonesia" ungkap Fadjar.

Metode steamflood telah menjadi tulang punggung produksi minyak di Blok Rokan selama beberapa dekade. Teknologi ini mulai dikembangkan operator lama medio 1985 di lapangan Duri.

Teknologi steamflood bahkan menjadi salah satu fondasi yang memberikan kontribusi positif bagi industri minyak di Indonesia.    

Lapangan NDD A14 merupakan pengembangan area steamflood baru setelah alih kelola WK Rokan oleh Pertamina. Adapun proyek pengembangan lapangan NDD A14 stage-1 ini meliputi pengeboran sebanyak 68 sumur, di mana sebanyak 47 sumur produksi (producer), 15 sumur steam injector, dan 6 sumur observasi dengan estimasi cadangan total proyek sebesar 6,74 juta barel minyak.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Bahaya Tersembunyi Kerikil di Ban Mobil dan Cara Mengatasinya

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:15

PKS: Pemerintah harus Segera Tetapkan Aturan Pembatasan BBM Bersubsidi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:14

Mengupas Bahaya Air Keras Menyusul Kasus Penyerangan Aktivis KontraS di Jakarta

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:52

Kemenhaj Tegaskan Komitmen Haji Inklusif bagi Lansia dan Disabilitas

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:47

Qatar Kutuk Serangan Brutal Israel di Lebanon

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Tembus 103 Dolar AS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:10

AS Kirim Ribuan Marinir ke Timur Tengah, Iran Terancam Invasi Darat

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:41

Wall Street Rontok Menatap Kemungkinan Inflasi Global

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:23

Transformasi Kinerja BUKA: Dari Rugi Menjadi Laba Rp3,14 Triliun di 2025

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:08

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Selengkapnya