Berita

Menteri Imipas, Agus Andrianto/Ist

Nusantara

Ketua Umum PB IMSU Apresiasi Agus Andrianto Copot Petugas Korup

SENIN, 03 FEBRUARI 2025 | 20:43 WIB | LAPORAN: JONRIS PURBA

Pemecatan semua pejabat di Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Bandara Soekarno-Hatta oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, mendapat apresiasi dari Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Mahasiswa Sumatera Utara (PB IMSU), Lingga Pangayumi Nasution.

Lingga menilai langkah tegas ini sebagai bentuk komitmen dalam memberantas penyalahgunaan wewenang di lingkungan imigrasi, terutama setelah mencuatnya dugaan pemerasan atau pungutan liar (pungli) terhadap warga negara China.

"Keputusan Menteri Agus Andrianto mencopot semua pejabat yang terlibat dalam dugaan pungli ini adalah langkah yang sangat tegas dan patut diapresiasi. Ini menunjukkan bahwa pemerintah tidak main-main dalam menjaga integritas dan kepercayaan publik," ujar Lingga, Minggu, 2 Februari 2025.


Ia juga menyoroti pentingnya reformasi birokrasi dalam mendukung visi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, yang tengah membangun citra positif Indonesia di kancah internasional.

"Presiden Prabowo saat ini bekerja keras untuk memperkenalkan Indonesia sebagai negara yang ramah investasi dan pariwisata. Praktik pungli seperti ini justru mencoreng nama baik bangsa dan merusak kepercayaan dunia internasional terhadap sistem keimigrasian kita," tambahnya.

Diketahui, Menteri Agus Andrianto mencopot semua pejabat di Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Bandara Soekarno-Hatta setelah mendapatkan laporan terkait dugaan pemerasan terhadap warga negara China. Ia menegaskan bahwa semua pejabat yang diberhentikan saat ini sedang menjalani pemeriksaan internal dan akan mendapat sanksi sesuai dengan kadar pelanggarannya.

"Kami berterima kasih atas informasi ini. Semua yang terlibat sudah kami tarik dan diganti. Mereka akan diproses sesuai hukum yang berlaku," kata Agus Andrianto kepada wartawan, Sabtu, 1 Februari 2025.

PB IMSU berharap langkah ini menjadi contoh bagi instansi lain untuk semakin meningkatkan transparansi dan profesionalisme dalam pelayanan publik.

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Rismon Dituding Bohong soal Ijazah Jokowi

Minggu, 15 Maret 2026 | 05:04

Senator Apresiasi Program Kolaborasi Bedah Rumah di Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:32

UPDATE

Hindari Work From Home Jumat dan Senin

Kamis, 26 Maret 2026 | 02:13

Permainan Kubu Jokowi dalam Kasus Tuduhan Ijazah Palsu Makin Ngawur

Kamis, 26 Maret 2026 | 02:11

Prabowo Perintahkan Bahlil Cari Sumber Pendapatan Sektor Mineral

Kamis, 26 Maret 2026 | 01:37

RS Jiwa Dipenuhi Pecandu Game Online dan Judol

Kamis, 26 Maret 2026 | 01:14

Buntut Penangguhan Yaqut, Kasus Kuota Haji Bisa Berlarut-larut

Kamis, 26 Maret 2026 | 01:01

Tiket Taman Margasatwa Ragunan Tetap Dipatok Rp4 Ribu

Kamis, 26 Maret 2026 | 00:28

Prabowo Pacu Hilirisasi dan Ketahanan Energi

Kamis, 26 Maret 2026 | 00:19

Pelanggaran Personel BAIS TNI Tidak Berdiri Sendiri

Kamis, 26 Maret 2026 | 00:05

Satgas PRR Percepat Penyelesaian Hunian Tersisa

Rabu, 25 Maret 2026 | 23:25

MBG cuma 5 Hari Potensi Hemat Rp40 Triliun per Tahun

Rabu, 25 Maret 2026 | 23:22

Selengkapnya