Berita

Presiden Amerika Serikat Donald Trump/Net

Dunia

Trump: Tarif Nol Bila Kanada Setuju Jadi Negara Bagian AS ke-51

SENIN, 03 FEBRUARI 2025 | 11:44 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Donal Trump kembali mengulangi seruan kontroversialnya untuk menjadikan Kanada bagian dari Amerika Serikat. 

Dalam unggahan di Truth Social, Trump mengklaim Amerika Serikat membayar ratusan miliar dolar untuk mensubsidi Kanada, yang tampaknya merujuk pada defisit perdagangan AS dengan negara tetangganya.

"Tanpa subsidi besar ini, Kanada tidak akan ada lagi sebagai Negara yang layak," tegasnya, saperti dimuat AFP pada Senin, 3 Februari 2025.


Menurut Trump, untuk membalas Budi Kanada harusnya setuju menjadi negara bagian AS ke-51. 

"Oleh karena itu, Kanada harus menjadi Negara Bagian ke-51 yang Kita Sayangi," tulisnya.

Apalagi, kata Trump, kesediaan Kanada bergabung dengan Amerika Serikat akan membuat pajak menjadi lebih rendah dan tarif impor dihilangkan.

"Pajak yang jauh lebih rendah, dan perlindungan militer yang jauh lebih baik bagi rakyat Kanada dan tanpa tarif!" tambah Trump. 

Pernyataan Trump semakin meningkatkan ketegangan di antara kedua negara, setelah AS menerapkan tarif impor 25 persen terhadap Kanada dan akan mulai diberlakukan besok, Selasa, 4 Januari 2025. 

Sebagai balasan, Kanada akan mengenakan tarif 25 persen pada impor AS senilai 155 miliar dolar AS sebagai balasan atas tarif Trump.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Lampaui Ekspektasi, Ekonomi Malaysia Tumbuh 4,9 Persen di 2025

Sabtu, 17 Januari 2026 | 14:16

Kuota Pembelian Beras SPHP Naik Jadi 25 Kg Per Orang Mulai Februari 2026

Sabtu, 17 Januari 2026 | 14:02

Analis: Sentimen AI dan Geopolitik Jadi Penggerak Pasar Saham

Sabtu, 17 Januari 2026 | 13:46

Hasto Bersyukur Dapat Amnesti, Ucapkan Terima Kasih ke Megawati-Prabowo

Sabtu, 17 Januari 2026 | 13:26

Bripda Rio, Brimob Polda Aceh yang Disersi Pilih Gabung Tentara Rusia

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:42

Sekolah Rakyat Jalan Menuju Pengentasan Kemiskinan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:16

Legislator Golkar: Isra Miraj Harus Jadi Momentum Refleksi Moral Politisi

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:14

Skandal DSI Terbongkar, Ribuan Lender Tergiur Imbal Hasil Tinggi dan Label Syariah

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:46

Harga Minyak Menguat Jelang Libur Akhir Pekan AS

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:35

Guru Dikeroyok, Komisi X DPR: Ada Krisis Adab dalam Dunia Pendidikan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:24

Selengkapnya