Berita

Praktisi Hypnotherapy melakukan pendekatan psikologis terhadap para tahanan di Rutan Kelas I Medan/Ist

Nusantara

Bantu Tahanan Kurangi Stress, Rutan Kelas I Medan Gelar Sesi Hypnosis

MINGGU, 02 FEBRUARI 2025 | 17:48 WIB | LAPORAN: JONRIS PURBA

Rutan Kelas I Medan kini mengembangkan program baru yang bertujuan mengurangi stres dan beban psikologis para tahanan. Program yang berbentuk sesi hypnosis ini diperkenalkan untuk membantu para tahanan dalam mengatasi tekanan mental selama menjalani masa hukuman.

Taufik, seorang praktisi hypnotherapy sekretaris umum di  Lembaga Rehabilitasi Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba Bhayangkara Indonesia, menjelaskan bahwa hypnosis merupakan salah satu pendekatan psikologis yang dapat memberikan dampak positif bagi individu yang mengalami stres berlebih. "Program ini bertujuan untuk membantu tahanan mengurangi kecemasan dan beban mental yang seringkali mengganggu mereka selama menjalani masa tahanan," ujar Taufik

Menurut Taufik, hypnosis dapat memfasilitasi perubahan pola pikir dan emosi tahanan, sehingga mereka lebih mampu mengelola stres serta mendapatkan rasa tenang dalam menghadapi situasi sulit. Dengan pendekatan ini, diharapkan para tahanan dapat menjalani proses rehabilitasi dengan lebih baik dan keluar dari masa hukuman dengan kondisi mental yang lebih stabil.


Program ini mendapat sambutan positif dari pihak Rutan Kelas I Medan, yang melihat pentingnya pendekatan psikologis untuk mendukung proses reintegrasi sosial bagi para tahanan. Ke depannya, program hypnosis ini direncanakan akan dikembangkan lebih lanjut untuk mencakup lebih banyak tahanan yang membutuhkan bantuan serupa.

Sebagai tambahan, Taufik juga mengungkapkan bahwa hypnosis tidak hanya bermanfaat bagi tahanan, tetapi juga dapat diterapkan untuk masyarakat umum yang ingin mengelola stres dan kecemasan dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan diterapkannya program ini, diharapkan Rutan Kelas I Medan dapat menjadi model baru dalam mengelola kesehatan mental para tahanan serta memberikan alternatif positif dalam upaya rehabilitasi.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Bakom RI Gandeng Homeless Media Perluas Komunikasi Pemerintah

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:17

Bakom Rangkul Homeless Media, Komisi I DPR: Layak Diapresiasi tetapi Tetap Harus Diawasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:12

Israel Kucurkan Rp126 Triliun demi Pulihkan Citra Global yang Kian Terpuruk

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:11

Teguh Santosa: Nuklir Jangan Dijadikan Alat Tawar Politik Global

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:55

AS-Iran di Ambang Kesepakatan Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:34

LHKPN Prabowo dan Anggota Kabinet Merah Putih Masih Tahap Verifikasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:22

Apa Itu Homeless Media Dan Mengapa Populer Di Era Digital Saat Ini

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:13

Tangguh di Level 7.117, IHSG Menguat 0,36 Persen di Sesi I

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:13

China dan Iran Gelar Pertemuan Penting Bahas Situasi Timur Tengah

Kamis, 07 Mei 2026 | 12:46

Industri Film Bisa jadi Sumber Pertumbuhan Ekonomi Baru

Kamis, 07 Mei 2026 | 12:15

Selengkapnya