Berita

Presiden sementara Suriah, Ahmad al-Sharaa/Net

Dunia

Presiden Baru Suriah Kunjungan Perdana ke Arab Saudi

MINGGU, 02 FEBRUARI 2025 | 16:42 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Usai diangkat menjadi presiden sementara Suriah, Ahmad al-Sharaa dilaporkan tengah melakukan kunjungan kenegaraan pertamanya di Arab Saudi.

Mengutip laporan Associated Press pada Minggu, 2 Februari 2025, Presiden Suriah mengunjungi Riyadh ditemani menteri luar negeri pemerintahnya, Asaad al-Shaibani.

Sebuah foto resmi menunjukkan kedua pria itu berada di sebuah jet, yang mungkin disediakan oleh kerajaan, dengan bendera Saudi terlihat di atas meja di belakang mereka.


Arab Saudi merupakan salah satu negara Arab yang menggelontorkan uang ke kelompok pemberontak yang mencoba menggulingkan mantan presiden Bashar Assad setelah protes Musim Semi Arab Suriah tahun 2011 berubah menjadi tindakan keras berdarah.

Namun, kelompok-kelompoknya mendapati diri mereka terpukul mundur saat Assad, yang didukung oleh Iran dan Rusia, berperang hingga menemui jalan buntu di Suriah.

Hal itu berubah dengan serangan kilat oleh Hayat Tahrir al-Sham (HTS) yang al-Sharaa pada Desember lalu. Kelompok itu pernah berafiliasi dengan al-Qaeda tetapi sejak itu mengecam hubungannya dengan al-Qaeda sebelumnya.

Al-Sharaa dan HTS telah mengelola citra publik mereka dengan hati-hati sejak saat itu, dengan presiden sementara yang lebih menyukai tampilan militer berwarna zaitun yang mirip dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky.

Dia juga menjaga jarak dengan sekutu Assad. Iran belum membuka kembali kedutaannya di Damaskus. Sementara itu, Rusia ingin mempertahankan akses ke pangkalan udara dan laut yang dimilikinya di Suriah, tetapi menerima Assad ketika ia melarikan diri dari Suriah selama penyerangan.

Langkah-langkah tersebut tampaknya ditujukan untuk meyakinkan Barat dan mencoba mencabut sanksi yang melumpuhkan terhadap Suriah.

Menteri Luar Negeri Saudi Pangeran Faisal bin Farhan mengunjungi Damaskus pada bulan Januari dan mengatakan Riyadh telah "secara aktif terlibat dalam dialog" untuk mencabut sanksi terhadap Suriah.

Arab Saudi, tidak seperti sekutu utama al-Sharaa di Turki dan Qatar, memulihkan hubungan dengan Assad pada tahun 2023 bersama sebagian besar dunia Arab. Mencabut sanksi kemungkinan dapat sangat membantu dalam mempererat hubungan mereka.

Sementara itu, pemerintah sementara Suriah masih menghadapi tantangan dari kelompok ISIS dan militan lain di negara itu. Pada hari Sabtu, sebuah bom mobil meledak di Manbij, sebuah kota di provinsi Aleppo Suriah, menewaskan empat warga sipil dan melukai sembilan orang, Sana melaporkan.

Pemberontak Suriah yang didukung Turki telah merebut Manbij pada bulan Desember, bagian dari upaya Ankara untuk mengamankan wilayah Suriah yang dekat dengan perbatasannya untuk zona penyangga.

Populer

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

Prabowonomics dalam Desain APBN 2027

Kamis, 20 Agustus 2026 | 04:17

BRI KKB National Expo 2026 Hadir di 131 Lokasi dan Torehkan Rekor MURI

Kamis, 20 Agustus 2026 | 03:48

Sikap Amien Rais Makin Plinplan dan Mirip Sengkuni

Kamis, 20 Agustus 2026 | 03:14

PBB Dorong PT Timah Serap Hasil Timah Masyarakat Bangka Belitung

Kamis, 20 Agustus 2026 | 02:45

Truk Karnaval Kementerian PU Hadirkan Pesan Gotong Royong dan Kerja Nyata

Kamis, 20 Agustus 2026 | 02:16

Pernyataan Agus Burate soal 5 WN China di Tambang Emas Dibantah Keluarga

Kamis, 20 Agustus 2026 | 01:42

Jalan Harmoni, Potret Toleransi di Jantung George Town

Kamis, 20 Agustus 2026 | 01:37

Sindikat Meterai Palsu yang Bikin Negara Boncos Rp1 Triliun Dibongkar Polisi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 01:21

Komisi V DPR Usul Kapal Penumpang dan Pengangkut Barang Dipisah

Kamis, 20 Agustus 2026 | 00:59

Jampidsus Diminta Terbitkan Sprindik Baru Kasus Jiwasraya dan Asabri

Kamis, 20 Agustus 2026 | 00:35

Selengkapnya