Berita

Bursa Efek Indonesia/RMOL

Bisnis

Saham Emiten Tepung Panir Ini Bakal Masuk Papan Pemantauan BEI

SABTU, 01 FEBRUARI 2025 | 11:32 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

  Saham produsen Tepung Panir,  PT. Raja Roti Cemerlang Tbk (BRRC), masuk dalam Papan Pemantauan Khusus Full Call Auction (PPK FCA). 

Bursa Efek Indonesia (BEI) dalam pengumumannya yang dikutip Sabtu 1 Februari 2025 mengatakan, langkah memasukkan saham tersebut ke PPK FCA akan dilakukan mulai pekan depan.

Papan Pemantauan Khusus (PPK) Full Call Auction diterapkan untuk melindungi investor dari volatilitas harga saham. Mekanisme ini juga diharapkan dapat meningkatkan kesempatan matched order.


Keputusan BEI ini seiring dengan suspens isaham BRRC yang dibuka kembali. 

Sepanjang Januari 2025  saham BRRC sudah dua kali kena suspense. 

"Perubahan ini (masuk PPK FCA) mulai efektif pada 3 Februari 2025," tulis pengumuman Bursa. 

Saham emiten produsen tepung roti itu kena FCA dengan kriteria nomor 10, yaitu dikenakan penghentian sementara perdagangan efek selama lebih dari satu hari Bursa yang disebabkan oleh aktivitas perdagangan.

BEI membuka suspensi perdagangan saham BRRC dan Waran Seri I (BRRC-W) mulai sesi I pada 3 Februari 2025.

Saham ini bisa kembali diperdagangkan di Pasar Reguler dan Pasar Tunai.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Bahlil Ungkap Defisit Minyak RI Hampir 1 Juta Barel per Hari

Selasa, 15 September 2026 | 10:24

Pemerintah Terus Perbaiki DTSEN agar Bansos Tepat Sasaran

Selasa, 15 September 2026 | 10:15

Jelang Sertijab Menteri Keuangan, Rupiah Melemah ke Rp17.674 per Dolar AS

Selasa, 15 September 2026 | 10:10

Pitra Romadoni Pilih Restoratif Justice soal Kasus ITE di Polres Bogor

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

Bahlil Buka Suara soal Antrean BBM Subsidi di Makassar

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

KPK Benarkan Presiden Direktur Summarecon Agung Turut Terjaring OTT

Selasa, 15 September 2026 | 10:02

IBC Mulai Produksi Baterai di Karawang, Kapasitas Awal 6,9 GWh

Selasa, 15 September 2026 | 09:57

Ruang Akademik Menuju Ekosistem Hak Asasi Manusia

Selasa, 15 September 2026 | 09:48

Turun Dua Hari Beruntun, Emas Antam Ambruk ke Rp2,5 Juta per Gram

Selasa, 15 September 2026 | 09:44

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon Usai OTT

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Selengkapnya