Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Apple Bangkit, Prediksi Penjualan Lampaui Ekspektasi

JUMAT, 31 JANUARI 2025 | 16:09 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Saham Apple mengalami kenaikan dalam perdagangan setelah jam kerja pada Kamis, 30 Januari 2025, setelah perusahaan tersebut memproyeksikan peningkatan penjualan yang melebihi ekspektasi analis di Wall Street. 

Para eksekutif Apple menyatakan bahwa mereka memperkirakan peningkatan penjualan untuk kuartal saat ini berada pada kisaran pertumbuhan satu digit yang rendah hingga menengah.

Setelah mempertimbangkan dampak negatif sebesar 2,5 poin persentase akibat fluktuasi nilai tukar mata uang asing, proyeksi ini tampaknya melampaui perkiraan analis yang memprediksi kenaikan sebesar 5 persen menjadi 95,3 miliar Dolar AS untuk kuartal yang berakhir pada bulan Maret, berdasarkan data dari LSEG.


Dikutip dari Reuters, saham Apple naik 3,14 persen setelah perkiraan tersebut.

Untuk kuartal pertama tahun fiskal yang baru saja berakhir, Apple mengalahkan estimasi laba kuartalan Wall Street, tetapi penjualan iPhone dan pendapatan di Tiongkok untuk kuartal liburan lemah karena persaingan yang ketat dan peluncuran fitur kecerdasan buatan yang lambat.

Penjualan dan laba perusahaan secara keseluruhan didorong oleh penjualan iPad dan Mac yang lebih kuat dari perkiraan, di mana chip baru membantu membujuk pelanggan untuk melakukan peningkatan.

Kepala Keuangan Kevan Parekh mengatakan kepada para analis bahwa margin kotor pada kuartal kedua tahun fiskal saat ini akan berada di antara 46,5-47,5 persen, dengan kisaran tertinggi melampaui estimasi 47,01 persen, menurut data LSEG.

"Panduan manajemen yang diberikan dalam panggilan tersebut melampaui ekspektasi, karena iPhone memperoleh momentum dan Apple berhasil melewati kuartal yang sulit di China," kata Gil Luria, direktur pelaksana di DA Davidson.

Pada kuartal yang baru saja berakhir, penjualan iPhone turun sedikit menjadi 69,14 miliar Dolar AS, dibandingkan dengan 71,03 miliar Dolar AS yang diharapkan para analis.

Penjualan di Tiongkok Raya turun menjadi 18,51 miliar Dolar AS, dibandingkan dengan 20,82 miliar Dolar AS pada tahun sebelumnya dan di bawah 21,33 miliar Dolar AS yang diharapkan oleh survei Visible Alpha terhadap lima analis.

Total penjualan sebesar 124,30 miliar Dolar AS untuk kuartal fiskal pertama yang berakhir pada tanggal 28 Desember sedikit melampaui target Wall Street sebesar 124,12 miliar Dolar AS.

Sementara laba per saham sebesar 2,40 Dolar AS dengan nyaman melampaui target konsensus sebesar 2,35 Dolar AS.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

UPDATE

DPR Minta Evaluasi Perlintasan Usai Insiden Tabrakan Argo Bromo-KRL

Selasa, 28 April 2026 | 00:15

KRL Sempat Menabrak Taksi Sebelum Diseruduk KA Argo Bromo

Selasa, 28 April 2026 | 00:04

Kedaulatan Data RI jadi Sorotan di Tengah Gejolak Geopolitik

Senin, 27 April 2026 | 23:46

Tim SAR Berjibaku Evakuasi Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur

Senin, 27 April 2026 | 23:24

Kereta Argo Bromo Tabrak KRL di Bekasi Timur, KAI Masih Investigasi

Senin, 27 April 2026 | 23:10

Heboh Anggaran Baju Dinas Pemprov Sumsel Tembus Rp3 Miliar

Senin, 27 April 2026 | 22:30

Kuasa Hukum Thio: Jangan Korbankan Terdakwa Atas Kesalahan Negara

Senin, 27 April 2026 | 22:28

Rocky Terkekeh Dengar Candaan Prabowo Soal “Disiden” di Istana

Senin, 27 April 2026 | 22:11

Kejati Sumut Geledah Kantor Satker Perumahan Usut Dugaan Korupsi Proyek Rusun

Senin, 27 April 2026 | 22:11

KAI Fokus Evakuasi Penumpang di Stasiun Bekasi Timur

Senin, 27 April 2026 | 22:06

Selengkapnya