Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Ekonomi AS Melambat, Tumbuh 2,3 Persen di Kuartal IV 2024

JUMAT, 31 JANUARI 2025 | 11:48 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Ekonomi Amerika Serikat (AS) tumbuh 2,3 persen pada kuartal IV 2024, melambat dibandingkan pertumbuhan sebelumnya. 

Berdasarkan laporan Departemen Perdagangan AS, produk domestik bruto (PDB) negara tersebut mencatatkan pertumbuhan 2,3 persen pada kuartal IV-2024, turun dari 3,1 persen pada kuartal sebelumnya.

Seperti dikutip dari AFP pada Jumat 31 Januari 2025, meski pertumbuhan mengalami perlambatan, ekonomi AS dinilai tetap tangguh di tengah kebijakan suku bunga Federal Reserve (The Fed) yang masih relatif tinggi. 


"Konsumsi, investasi, dan pengeluaran pemerintah termasuk di antara pendorong di balik pertumbuhan tahun lalu," kata Departemen Perdagangan AS.

Pasar tenaga kerja yang solid juga menjadi salah satu pilar ketahanan ekonomi AS. Tingkat pengangguran yang rendah dan kenaikan upah memungkinkan konsumen tetap aktif berbelanja. 

Selain itu, sejumlah bencana yang terjadi sepanjang tahun 2024 turut mendorong peningkatan konsumsi masyarakat.

"Pengeluaran konsumen untuk barang dan jasa menjadi pendorong utama pertumbuhan," ujar Wakil Kepala Ekonom Mortgage Bankers Association, Joel Kan.

Sementara itu, The Fed pada awal 2025 memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan di kisaran 4,25-4,5 persen, setelah melakukan beberapa kali pemangkasan pada akhir tahun lalu. 

Bank sentral AS dinilai masih berhati-hati dalam melonggarkan kebijakan moneternya guna menjaga stabilitas ekonomi di tengah ketidakpastian global.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

KPK Panggil PNS dan Karyawan Swasta di Kasus Gratifikasi Mantan Sekjen MPR

Rabu, 01 Juli 2026 | 14:21

Kapolda Riau: Penghargaan Nugraha Sakanti Prestasi Seluruh Personel

Rabu, 01 Juli 2026 | 14:20

Mahfud MD Ajak Masyarakat Tetap Cintai Polri Seburuk Apa Pun Kinerjanya

Rabu, 01 Juli 2026 | 14:16

KPK Panggil Sejumlah Pejabat Imigrasi di Kasus Pemerasan Silmy Karim

Rabu, 01 Juli 2026 | 14:10

KPK Masih Periksa Bupati Kuansing Suhardiman Amby

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:48

Audit Dugaan Penyimpangan Impor Sianida PPI, KPK dan BPKP Didesak Turun Tangan

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:39

Komisi I DPR Ungkap Alasan Draf RUU KKS Belum Dibuka ke Publik

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:35

Bos Maktour yang Juga Mertua Dito Ariotedjo Dipanggil KPK

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:21

Masih Penyesuaian Sistem, Pajak Olshop di Marketplace Berlaku Mulai 1 Agustus

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:16

Prabowo Layak Dicontoh Bagi Siapa Pun yang Ingin Jadi Presiden

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:01

Selengkapnya