Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Ekonomi Jerman Lesu, Terkontraksi 0,2 Persen pada 2024

KAMIS, 30 JANUARI 2025 | 19:50 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Ekonomi Jerman terpantau menyusut 0,2 persen secara tahunan pada 2024, menjadi penurunan kedua secara berturut-turut. Ekonomi negara terbesar di Uni Eropa itu menyusut 0,3 persen pada 2023.

Seperti dikutip dari CNBC pada Kamis 30 Januari 2025, kontraksi produk domestik bruto (PDB) ini lebih dalam daripada estimasi awal 0,1 persen pada akhir 2024.

Lembaga Statistik Jerman (Destatis) mengatakan lesunya pertumbuhan ekonomi ini terjadi imbas ekspor yang merosot pada akhir Desember 2024.


"Pengeluaran konsumsi rumah tangga dan pemerintah meningkat, tetapi ekspor jauh lebih rendah daripada kuartal sebelumnya," kata Destatis dalam keterangan.

"Setelah satu tahun yang ditandai oleh tantangan ekonomi dan struktural, ekonomi Jerman mengakhiri 2024 dalam wilayah negatif," tambahnya.

Adapun pada kuartal sebelumnya, PDB Jerman tercatat sedikit tumbuh 0,1 persen. Untuk diketahui, kinerja ekonomi Jerman telah lama lesu, namun negeri itu berhasil menghindari resesi teknis.

Pemerintah Jerman memperkirakan ekonomi negaranya hanya tumbuh 0,3 persen pada 2025, jauh lebih rendah dari estimasi awal sebesar 1,1 persen.

"Diagnosisnya serius," kata Menteri Ekonomi Jerman Robert Habeck.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Jokowi Jadikan PSI Kendaraan Politik demi Melanggengkan Dinasti

Senin, 02 Februari 2026 | 10:15

IHSG "Kebakaran", Sempat Anjlok Hingga 5 Persen

Senin, 02 Februari 2026 | 09:49

Ketegangan Iran-AS Reda, Harga Minyak Turun Hampir 3 Persen

Senin, 02 Februari 2026 | 09:47

Tekanan Pasar Modal Berlanjut, IHSG Dibuka Anjlok Pagi Ini

Senin, 02 Februari 2026 | 09:37

Serang Pengungsi Gaza, Israel Harus Dikeluarkan dari Board of Peace

Senin, 02 Februari 2026 | 09:27

BPKN Soroti Risiko Goreng Saham di Tengah Lonjakan Jumlah Emiten dan Investor

Senin, 02 Februari 2026 | 09:25

Komitmen Prabowo di Sektor Pendidikan Tak Perlu Diragukan

Senin, 02 Februari 2026 | 09:14

Menjaga Polri di Bawah Presiden: Ikhtiar Kapolri Merawat Demokrasi

Senin, 02 Februari 2026 | 09:13

Emas Melandai Saat Sosok Kevin Warsh Mulai Bayangi Kebijakan The Fed

Senin, 02 Februari 2026 | 09:07

Nikkei Positif Saat Bursa Asia Dibuka Melemah

Senin, 02 Februari 2026 | 08:49

Selengkapnya