Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Rupiah Merosot Imbas The Fed Tahan Suku Bunga

KAMIS, 30 JANUARI 2025 | 12:55 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Nilai tukar (kurs) Rupiah dibuka bergerak ke level Rp16.220 per Dolar AS pada perdagangan Kamis 30 Januari 2025.

Mata uang Garuda itu melemah 40 poin atau minus 0,30 persen pasca Bank Sentral Amerika Serikat (AS) Federal Reserve (The Fed) menahan suku bunganya.

Berdasarkan pantauan RMOL, mayoritas mata uang Asia bergerak bervariasi. Yen Jepang menguat 0,23 persen, Baht Thailand menguat 0,10 persen, Yuan China melemah 0,05 persen, Peso Filipina minus 0,02 persen, dan Won Korea Selatan melemah 0,08 persen.


Sementara Dolar Singapura menguat 0,02 persen dan Dolar Hong Kong terpantau stagnan pada perdagangan pagi ini.

Di sisi lain mata uang utama negara maju kompak menguat hari ini. Euro Eropa menguat 0,05 persen, Poundsterling Inggris tumbuh 0,02 persen, dan Franc Swiss melesat 0,16 persen.

Selanjutnya Dolar Australia melonjak 0,14 persen, dan dolar Kanada juga menguat 0,10 persen.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya