Berita

Banjir yang melanda beberapa daerah di Indonesia/Ist

Nusantara

Bukan Hanya Jabodetabek, Berikut Beberapa Daerah yang Dilanda Banjir

RABU, 29 JANUARI 2025 | 17:55 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Bukan hanya di Jakarta dan sekitarnya, bencana banjir juga dialami di berbagai daerah lainnya di Indonesia. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengungkapkan adanya beberapa wilayah yang mengalami banjir sejak Selasa, 28 Januari 2025.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, mengatakan bahwa Pusat Pengendali dan Operasi (Pusdalops) BNPB mencatat beberapa kejadian banjir selama dua hari terakhir, yaitu dari Selasa, 28 Januari 2025 hingga Rabu, 29 Januari 2025.

Laporan pertama yang dirangkum adalah peristiwa banjir di Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, pada Selasa, 28 Januari 2025, pukul 06.30 WITA, yang menyebabkan 215 kepala keluarga (KK) terdampak di Desa Pasir Putih, Kecamatan Pamona Selatan, Kabupaten Poso, Provinsi Sulawesi Tengah.


"Peristiwa ini terjadi setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah Kabupaten Poso dan meluapnya Sungai Kodina, sehingga merendam 215 rumah, 2 fasilitas pendidikan, dan 2 fasilitas ibadah. BPBD Kabupaten Poso melakukan upaya pertolongan dan asesmen terhadap warga terdampak," kata Muhari dalam keterangan tertulisnya, Rabu, 29 Januari 2025.

Selanjutnya, bencana banjir juga melanda Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat, sejak Selasa, 28 Januari 2025, pukul 12.00 WIB. Banjir dengan tinggi muka air mencapai 1 meter ini menyebabkan 120 jiwa dan 30 rumah terdampak.

"Kejadian ini melanda Desa Rawa Panjang dan Desa Pabuaran, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat. Hasil kaji cepat sementara menunjukkan bahwa banjir dipicu oleh hujan dengan intensitas tinggi dan meluapnya Kali Kleret serta Kali Balong yang mengalami penyempitan. Adapun kondisi genangan banjir di beberapa titik sudah mulai berangsur surut," jelas Muhari.

Kemudian, kata Muhari, banjir juga dirasakan oleh 585 KK warga di Desa Mbawi, Kecamatan Dompu, Kabupaten Dompu, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) sejak Selasa, 28 Januari 2025, pukul 14.00 WITA. Banjir yang dipicu oleh curah hujan tinggi dan meluapnya air sungai itu juga menggenangi 60 hektare lahan persawahan dan tiga titik saluran irigasi.

"BPBD Kabupaten Dompu melakukan upaya pertolongan kepada warga terdampak dan berkoordinasi dengan aparat pemerintah kecamatan dan desa terdampak," tutur Muhari.

Selanjutnya, banjir akibat tingginya intensitas hujan juga terjadi di wilayah Kalimantan Timur, yang menyebabkan 3 kelurahan di dua kecamatan terdampak di Kota Samarinda pada Selasa, 28 Januari 2025, pukul 08.00 WITA.

Ketiga kelurahan tersebut adalah Kelurahan Sempaja Timur, Kelurahan Desa Budaya Pampang di Kecamatan Samarinda Utara, dan Kelurahan Gunung Lingai di Kecamatan Sungai Pinang. Peristiwa ini mengakibatkan 841 KK dan 703 rumah terdampak.

"Hingga Selasa, 28 Januari 2025, pukul 21.00 WITA, ketinggian air dilaporkan masih bervariasi mulai dari 20 hingga 150 sentimeter," terangnya.

Muhari memastikan bahwa BPBD Kota Samarinda beserta tim gabungan melakukan asesmen, evakuasi, dan pertolongan kepada warga terdampak banjir.

Dari beberapa peristiwa banjir tersebut, BNPB mengimbau kepada pemerintah daerah dan masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana banjir susulan, serta mempersiapkan rencana evakuasi mulai dari tingkat keluarga hingga komunitas, serta mempersiapkan kebutuhan darurat seperti obat-obatan, makanan, air, dan sebagainya.

"Pemerintah daerah diimbau untuk memperhatikan kondisi peralatan, melakukan pemantauan pada wilayah dengan risiko tinggi bencana, serta mengikuti selalu informasi yang dapat dipertanggungjawabkan dan mengikuti instruksi dari petugas berwenang," pungkas Muhari.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Ini Pemicu Perubahan Sikap Jokowi ke Prabowo

Minggu, 18 Oktober 2026 | 08:15

Prancis Membara, Demonstran Bakar Gedung Pemerintah hingga Jarah Toko

Minggu, 18 Oktober 2026 | 07:57

OMC di Sumsel Turunkan Polusi Asap dari Kategori Berbahaya

Minggu, 18 Oktober 2026 | 07:40

Kopdes Buka Peluang Kerja dan Usaha bagi Generasi Muda

Minggu, 18 Oktober 2026 | 07:32

Gerindra Pilih Redam Polemik Gibran

Minggu, 18 Oktober 2026 | 07:21

Dua Tahun Rezim Prabowo-Gibran: Double-Track Menuju Swasembada Energi

Minggu, 18 Oktober 2026 | 06:55

Ketum BPP HIPMI Ajak Pelaku Usaha Tetap Optimistis di Tengah Gejolak Pasar

Minggu, 18 Oktober 2026 | 06:23

Seorang Peserta ITB Ultra Marathon 2026 Meninggal Dunia

Minggu, 18 Oktober 2026 | 05:47

Desa dalam Otonomi Terpasung

Minggu, 18 Oktober 2026 | 05:21

Operasi Badai Kasuari Sukses Rampas Kembali Persenjataan OPM

Minggu, 18 Oktober 2026 | 04:59

Selengkapnya