Berita

Presiden ke-7 RI Joko Widodo/Ist

Nusantara

Jokowi Disenggol terkait Sesumbar Atasi Banjir Jakarta

RABU, 29 JANUARI 2025 | 08:01 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Sejumlah daerah di wilayah Jakarta masih terendam banjir hingga Rabu pagi, 29 Januari 2025.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat ada 54 RT dan puluhan ruas jalan lainnya yang terendam banjir.

Ketinggian air bervariasi, mulai dari 30 cm hingga 100 cm. Jakarta Barat menjadi wilayah yang paling banyak terendam banjir dengan catatan 29 RT.


Bahkan banjir yang melanda Jakarta viral dan menjadi trending nomor satu di media sosial X.

Warganet ramai-ramai mengunggah kondisi banjir yang melanda di beberapa lokasi. 

Warganet juga menyenggol Presiden ke-7 RI Joko Widodo yang pernah sesumbar mampu mengatasi banjir di Jakarta saat masih menjadi Gubernur DKI pada 2014 silam.

"Dl ada yg bersabda, banjir akan mudah diatasi seandainya jadi pleciden," tulis akun X AiraNtie****

Namun sayangnya, hingga selesai berkuasa selama 10 tahun, Jokowi belum mampu mengatasi banjir di Jakarta. 

"Smpai kemudian main pleciden plecidenan masalah banjir masih aja blm menemukan solusi," sambungnya.

Sekadar mengingatkan, di depan wartawan pada 24 Maret 2014, Joko Widodo yang menjabat Gubernur DKI Jakarta mengatakan bahwa permasalahan kemacetan dan banjir di Jakarta akan mudah teratasi jika dia menjadi presiden. 

"Seharusnya lebih mudah (mengatasi kemacetan) karena kebijakan transportasi itu harusnya tidak hanya Jakarta, tapi juga Jabodetabek. Itu seperti halnya dengan masalah banjir. Banjir tidak hanya masalah Jakarta karena 90 persen air yang menggenangi Jakarta itu justru berasal dari atas (Bogor). Semua pengelolaan 13 sungai besar yang ada di Jakarta juga semuanya kewenangan pemerintah pusat," kata Jokowi di Balaikota DKI Jakarta.




Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

UPDATE

Fasilitas Server Diserang, AS-Israel Makin Kewalahan Hadapi Iran

Senin, 16 Maret 2026 | 01:30

Kecelakaan Beruntun di Tol Semarang-Batang Nihil Korban Jiwa

Senin, 16 Maret 2026 | 01:09

Port Visit di Cape Town

Senin, 16 Maret 2026 | 00:50

Program MBG Bisa Lebih Kuat jika Didesain secara Otonom

Senin, 16 Maret 2026 | 00:30

Persib dan Borneo FC Puas Berbagi Poin

Senin, 16 Maret 2026 | 00:01

Liberalisasi Informasi dan Kebutuhan Koordinasi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:42

Polri Buka Posko Pengaduan Khusus Kasus Andrie Yunus

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:17

Ketika Jiwa Bangsa Menjawab Arogansi Teknologi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:14

Teror Air Keras dalam Dialektika Habermasian

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:45

Yuddy Chrisnandi: Visi Menteri dan Presiden Harus Selaras

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya