Berita

Kongres Milenial Indonesia (KMI)/Ist

Politik

Riwayat Pendidikan Disorot, Erick Thohir Diminta Copot Kristiya Budiyarto di Pelni

SELASA, 28 JANUARI 2025 | 19:45 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Menteri BUMN Erick Thohir didesak untuk mengevaluasi posisi Kristia Budiyarto sebagai Komisaris PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni).

Desakan itu disuarakan Kongres Milenial Indonesia (KMI) menyusul kabar Kristia Budiyarto yang memalsukan riwayat pendidikannya.

"Saya heran kenapa orang-orang seperti Kristia Budiyarto bisa jadi Komisaris PT Pelni yang diduga membohongi seluruh masyarakat Indonesia," kata Koordinator KMI Syahrul Romadhon dalam keterangan tertulis, Selasa 28 Januari 2025.


Di laman resmi PT Pelni, tertulis Kristia memiliki riwayat pendidikan sebagai lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Hasanuddin, Sulawesi Selatan.

Namun, pada laman Pangkalan Data Pendidikan Tinggi, Kristia Budiyarto tidak tercatat sebagai alumni Universitas Hasanuddin.

Melihat fakta itu, kata Syahrul, Erick Thohir harus mengambil sikap dengan mengevaluasi Kristia dari posisinya di PT Pelni.

"Kami meminta Menteri Erick Thohir segera mencopot Kristia dari jabatan Komisaris PT Pelni," pungkasnya.

Soal riwayat pendidikan itu juga sudah dibantah Direktur Kemahasiswaan dan Penyiapan Karier Universitas Hasanuddin Abdullah Sanusi.

Abdullah menyatakan Kristia Budiyarto tidak pernah tercatat sebagai mahasiswa Universitas Hasanuddin.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya