Berita

Ilustrasi logo Olimpiade/Net

Olahraga

Indonesia Targetkan Tuan Rumah 3 Ajang Olahraga Internasional

SELASA, 28 JANUARI 2025 | 05:18 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Tiga ajang olahraga multievent tingkat Asia dan Dunia tengah diincar oleh Indonesia untuk bisa menjadi tuan rumah. Yaitu Olimpiade Remaja 2030, Asian Indoor Martial Art Games (AIMAG) 2031, dan yang terbesar Olimpiade 2036.

Hal itu disampaikan Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI), Raja Sapta Oktohari, usai melakukan pertemuan dengan perwakilan OCA, Director General Captain Husain Al-Mussalam, dan OCA Deputy Director General Vinod Kumar Tiwari di Kuwait.

"Kami NOC Indonesia selalu siap untuk menjadi tuan rumah multievent olahraga Asia maupun dunia. Pemerintah melalui Kemenpora dan juga Pemerintah Daerah ingin Indonesia bisa menjadi ajang pelaksanaan acara olahraga internasional," kata Okto melalui keterangan tertulisnya, Senin 27 Januari 2025.


Upaya ini tak lepas dari pengalaman Indonesia sukses menjadi penyelenggara, baik multievent maupun single event olahraga internasional. Mulai dari Asian Beach Games 2008 yang merupakan event pertama multievent olahraga pantai di Asia, empat kali tuan rumah SEA Games (1979, 1987, 1997, dan 2011), serta Asian Games dan Asian Para Games 2018.

"Jadi Indonesia sangat siap untuk kembali mengadakan event dengan skala Asia maupun dunia," tegasnya.

Bahkan, pada tahun ini Indonesia siap menjadi tuan rumah single event internasional. Mulai dari FIG Gymnastic World Championships, Asian Fencing Championships, Asian Cadet and Junior Judo Championships, dan Asian Cup Woodball Championships.

Okto menambahkan, saat ini Indonesia juga sedang berjuang agar bisa menjadi tuan rumah Olympic Youth Games 2030 dan Olimpiade 2036. Selain itu, Indonesia juga memiliki peluang menjadi tuan rumah Asian Indoor Martial Art Games (AIMAG) 2031.

"Ini menjadi bagian dari diplomasi olahraga yang terus kami optimalkan bersama NOC Indonesia. Sejauh ini, OCA (Dewan Olimpiade Asia) menyambut baik keinginan Indonesia supaya bisa menjadi tuan rumah event internasional Asia karena Indonesia sudah pernah terbukti di tahun 2018. Selain memperkuat hubungan dengan NOC-NOC lain di Kawasan Asia," paparnya.

Okto lantas mendorong National Federations (NF) agar ikut aktif mencalonkan diri sebagai tuan rumah single event. Sebagai contoh, Indonesia tengah melakukan persiapan administrasi untuk menjadi tuan rumah World Aquatics Championships tahun 2030.

"Kami melakukan komunikasi tiga arah bersama President World Aquatics Captain Hussein Al-Musallam serta Ketua Umum Akuatik Indonesia Anindya Bakrie, yang di dalamnya menyepakati bahwa Indonesia siap menjadi tuan rumah World Aquatics Championships 2030 yang akan diikuti sekitar 200 negara," tandas Okto.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Bahaya Tersembunyi Kerikil di Ban Mobil dan Cara Mengatasinya

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:15

PKS: Pemerintah harus Segera Tetapkan Aturan Pembatasan BBM Bersubsidi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:14

Mengupas Bahaya Air Keras Menyusul Kasus Penyerangan Aktivis KontraS di Jakarta

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:52

Kemenhaj Tegaskan Komitmen Haji Inklusif bagi Lansia dan Disabilitas

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:47

Qatar Kutuk Serangan Brutal Israel di Lebanon

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Tembus 103 Dolar AS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:10

AS Kirim Ribuan Marinir ke Timur Tengah, Iran Terancam Invasi Darat

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:41

Wall Street Rontok Menatap Kemungkinan Inflasi Global

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:23

Transformasi Kinerja BUKA: Dari Rugi Menjadi Laba Rp3,14 Triliun di 2025

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:08

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Selengkapnya