Berita

Momen kedekatan Anies Baswedan dan Basuki Tjahaja Purnama/Ist

Politik

Kemesraan Anies-Ahok Ancang-ancang 2029?

SENIN, 27 JANUARI 2025 | 14:34 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Dua mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), belakangan kembali menarik perhatian publik. Meski pernah berkompetisi pada Pilkada 2017, kini keduanya justru berteman akrab.

Analis komunikasi politik Hendri Satrio alias Hensat memandang jika keduanya saling berkolaborasi maka kontribusi mereka terhadap bangsa akan semakin besar.

"Kemesraan ini janganlah cepat berlalu, kemesraan ini kenapa nggak dari dulu," kata Hensat memplesetkan lagu "Kemesraan" karya Iwan Fals seperti dikutip redaksi melalui kanal YouTube miliknya, Senin 27 Januari 2025.


Kedekatan Anies dan Ahok mulai terlihat di momen Pilkada Jakarta 2024. Setelah gagal kembali dicalonkan menjadi calon gubernur DKI, Anies beralih mendukung pasangan Pramono Anung dan Rano Karno yang notabene kader PDIP, sama seperti Ahok

"Coba Anies dan Ahok mesra dari dulu pasti banyak sejarah yang berubah dan mungkin saja Pak Prabowo saat ini sudah menjalani periode keduanya sebagai presiden," ungkap Hensat.

Founder Lembaga Survei Kedai KOPI itu pun menyarankan agar hubungan ini semakin kuat maka rekonsiliasi juga harus dilakukan antar pendukung keduanya.

"Memang orang-orang tersakiti seharusnya bersama-sama," seloroh Hensat.

Di sisi lain, Hensat membaca ada motif politik di balik kedekatan Anies-Ahok ini. Momen keakraban ini membuktikan tidak ada lawan politik yang abadi.

"Mungkin Mas Anies sudah berancang-ancang (untuk 2029). Saya melihatnya tidak mungkin ada peristiwa politik tanpa peristiwa politik lainnya dan tanpa tujuan politik," tandas Hensat.



Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya