Berita

Hari Purwanto/RMOL

Politik

Anggota Fraksi PDIP Berpotensi Terimbas Pemecatan Ketua KPU dan Bawaslu Brebes

MINGGU, 26 JANUARI 2025 | 21:29 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Sanksi pemecatan yang dijatuhkan oleh Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) RI terhadap Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Brebes, Manja Lestari Damanik dan Ketua Bawaslu Brebes, Trio Pahlevi berpotensi berimbas pada anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Shintya Sandra Kusuma.

Pasalnya, pencopotan karena kasus penggelembungan suara caleg tingkat DPR RI Dapil IX Jateng pada Pemilu 2024 itu akn diikuti oleh evaluasi terkait akibat yang ditimbulkan oleh kasus itu sendiri.

“Bisa jadi PAW atau dampak hukum lain, kata Direktur Studi Demokrasi Rakyat (SDR) Hari Purwanto, Minggu, 26 Januari 2025.


Menurutnya, proses DKPP sudah berjalan hingga menghasilkan putusan pencopotan KPU dan Bawaslu. Maka dari itu, evaluasi lanjutan akan menyorot terkait perolehan suara yang terjadi di dapil tersebut.

"Apalagi ada indikasi pengelembungan suara sudah semestinya ada konsekuensi dari pengelembungan tersebut," tuturnya.

Pada sisi lain kata Hari, PDIP pasti akan mempertimbangkan posisi Shintya di DPR RI. Apalagi PDIP saat ini sedang memperjuangkan kredibilitas mereka seiring mencuatnya kembali persoalan Harun Masiku.

"PDIP sebagai partai pemenang menjaga kredibilitasnya apalagi persoalan harun masiku masih membayangi sampai saat ini," pungkasnya.

iketahui, DKPP telah menyatakan Ketua KPU Brebes, Manja Lestari Damanik dan Ketua Bawaslu Brebes, Trio Pahlevi melanggar kode etik saat Pemilu 2024 lalu dalam sidang yang dipimpin Ketua DKPP Heddy Lugito, Senin, 20 Januari 2025.

Selain sanksi pencopotan terhadap Manja dan Trio, DKPP juga menjatuhkan sanksi peringatan keras terakhir kepada anggota KPU Brebes yakni Wahadi, Aniq Kanafillah Aziz, dan Muhammad Taufik ZE. Sementara untuk anggota KPU Brebes, M Muarofah nama baiknya direhabilitasi.

DKPP juga memberikan sanksi peringatan kepada empat anggota Bawaslu Brebes, yakni Karnodo, Hadi Asfuri, Amir Fudin, dan Rudi Raharjo.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

UPDATE

Demi Keamanan, Kapolri Patut Didukung Usut Dugaan Penyadapan Terhadap Presiden

Kamis, 05 November 2026 | 16:34

Potensi Wisata Besar Belum Dongkrak Ekonomi Sabang

Kamis, 05 November 2026 | 16:27

Pertamina Drilling Gandeng Halliburton Perkuat Operasional Migas di Timteng

Kamis, 05 November 2026 | 16:12

DPR Taruh Harapan di Pundak Suyudi dan Jajaran Usut Tuntas Kasus Listyo Sigit Dkk

Kamis, 05 November 2026 | 16:00

Bobolnya Lapis Pengaman Presiden

Kamis, 05 November 2026 | 15:48

Ekonomi Aceh Tetap Tumbuh Positif Meski Dihantam Bencana

Kamis, 05 November 2026 | 15:46

BPS: Pengangguran RI Berkurang 77 Ribu Orang per Agustus 2026

Kamis, 05 November 2026 | 15:38

Pertamina Hulu Energi Catat Torehan Manis Jelang Akhir Tahun

Kamis, 05 November 2026 | 15:33

ABP: Rakyat Tetap Berdiri Bersama Presiden Prabowo

Kamis, 05 November 2026 | 15:28

Jokowi Keberatan Roy Suryo Minta Ijazah Diperiksa Lagi

Kamis, 05 November 2026 | 15:22

Selengkapnya