Berita

Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, saat mendaftar sebagai calon ke KPU RI, ditemani pimpinan partai politik (parpol) yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Maju (KIM)/RMOL

Politik

Soliditas KIM Plus Tentukan Kesuksesan 100 Hari Kerja Prabowo-Gibran

SABTU, 25 JANUARI 2025 | 23:15 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Kinerja pemerintahan Presiden Prabowo Subianto-Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka sangat ditentukan oleh kondisi Kabinet Merah Putih dan soliditas Koalisi Indonesia Maju (KIM) Plus.

Hal tersebut disampaikan Direktur Eksekutif Sentral Politika, Subiran Paridamos, saat dihubungi Kantor Berita Politik dan Ekonomi RMOL, pada Sabtu, 25 Januari 2025.

Menurut sosok yang kerap disapa Biran itu, tren positif kepada pemerintahan Prabowo-Gibran dengan angka di atas 80 persen, juga dipengaruhi oleh kondisi kabinet.


"Secara politik, dukungan KIM Plus baik di eksekutif maupun di parlemen yang sangat solid menciptakan stabilitas politik dan pemerintahan," ujar Biran.

Magister ilmu komunikasi politik Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) itu menilai agar jangan sampai ada miskomunikasi dari kalangan menteri ataupun kepala lembaga di masa 100 hari kerja pemerintahan Prabowo-Gibran.

"Komunikasi politik dan komunikasi publik dari para pembantu Presiden (Menteri/Kepala Badan dan Lembaga) juga cukup baik, rasional, dan populis dalam menjalankan kinerjanya," tuturnya.

Di samping itu, penulis buku “Negara Katanya” itu memandang, peranan dari Kantor Komunikasi Presiden juga memperkuat citra positif pemerintahan Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran.

"Secara khusus peran dalam menarasikan kebijakan program pemerintahan Prabowo-Gibran cukup positif dan rasional, utamanya dalam menjawab berbagai kritikan, saran, nyinyiran dari sebagian kecil rakyat yang belum puas bahkan tidak menyukai," demikian Biran menambahkan.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya