Berita

Hasil survei tingkat kepuasan terhadap Prabowo-Gibran/Repro

Politik

Dua Program Ini Efektif Bikin Tingkat Kepuasan ke Prabowo-Gibran di Atas 80 Persen

JUMAT, 24 JANUARI 2025 | 21:05 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Tingkat kepuasan publik kepada pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka tercatat di atas 80 persen, disebabkan program yang bersentuhan langsung dengan hajat hidup masyarakat. 

Hal tersebut terekam dalam hasil survei Democracy and Election Empowerment Partnership (DEEP) Indonesia bekerjasama dengan Lembaga Survei Nasional (LSN), kepada 1.200 responden yang digelar pada medio 13 hingga 20 Januari 2025.

Direktur Eksekutif DEEP Indonesia, Neni Nurhayati menjelaskan, dalam hasil survei tersebut ditemukan penilaian publik secara umum terkait 100 hari kerja pemerintahan Prabowo-Gibran. 


"Sebanyak 87,5 persen responden menyatakan puas terhadap 100 hari kinerja pemerintahan Prabowo-Gibran. Sementara 12,5 persen responden menyatakan tidak puas dengan kinerja pemerintahan Prabowo-Gibran selama 100 hari ini," ujar Neni kepada Kantor Berita Politik dan Ekonomi RMOL dalam keterangannya, Jumat, 24 Januari 2025.

Beriringan dengan itu, tingkat kepercayaan publik terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran ke depan juga tinggi, yaitu sebanyak 88,2 persen responden menyatakan percaya dengan pemerintahan Prabowo-Gibran. 

"Sikap ini tercermin dari kinerja pemerintahan Prabowo-Gibran selama 100 hari. Sementara 11,8 persen responden menyatakan sikap tidak percaya berdasarkan 100 kinerja Prabowo-Gibran," sambungnya memaparkan. 

Beberapa program yang membuat tingkat kepuasan dan kepercayaan publik kepada Prabowo-Gibran tinggi, diakibatkan sejumlah program yang bersentuhan langsung dengan kehidupan masyarakat. 

"Sebanyak 88, 2 persen responden menyatakan puas terhadap program pemeriksaan kesehatan gratis, 87,9 persen responden puas terhadap program 7 kebiasaan anak Indonesia hebat, 86,9 persen responden puas terhadap program pelatihan kompetensi guru, dan sebanyak 86,7 persen responden puas terhadap program peningkatan kesejahteraan melalui sertifikasi," urai Neni. 

"Selain itu 80,7 persen responden menyatakan puas terhadap program penuntasan TBC, 79,5 persen responden puas terhadap program penghapusan utang UMKM, 79,3 persen responden puas program pemberantasan judi online dan pinjaman online, 79,3 persen responden puas terhadap program Makan Bergizi Gratis, dan 78 persen responden puas terhadap program pengamanan pasar dalam negeri," tambahnya menyebutkan. 

Neni menambahkan, sebanyak 77,6 persen responden juga menyatakan puas terhadap program membangun lumbung pangan nasional daerah dan desa dengan intensifikasi lahan. Kemudian, 75,1 persen responden juga menyatakan puas terhadap pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) Serentak 2024.

"Ada 74,7 persen responden puas terhadap sistem pemerintah berbasis elektronik dan reformasi birokrasi, 70,2 persen responden puas program pembangunan rumah untuk rakyat kecil dan paling terendah, 69,8 persen responden yang puas program pemberantasan korupsi," demikian Neni menambahkan. 

Dalam survei ini, tingkat eror sampling atau kesalahan pengambilan sampel sebesar 2,87 persen. Sementara, tingkat kepercayaan survei sebesar 95 persen.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya