Berita

Tersangka KPK, Paulus Tannos saat masuk sebagai daftar pencarian orang (DPO) KPK/Repro

Hukum

Penangkapan Paulus Tannos Bukti KPK Sekarang Lebih Bertaring

JUMAT, 24 JANUARI 2025 | 18:54 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Penangkapan buronan kasus korupsi e-KTP, Paulus Tannos oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) patut diapresiasi.

Peneliti Lembaga Studi Anti Korupsi (LSAK), Ahmad A Hariri mengatakan, penangkapan Paulus Tannos yang sudah buron sejak tahun 2021 ini menjadi bukti komisioner KPK sekarang punya taring. 

“Pimpinan KPK saat ini memang lebih bertaring. Berani melakukan gebrakan-gebrakan dan langkah-langkah unpredictable,” kata Hariri, Jumat, 24 Januari 2025.


Selain itu, penangkapan Paulus Tannos juga membuktikan bahwa setiap kasus yang ditangani KPK tidak sepenuhnya mandek.

“Pasti selalu ada progress. Setiap masa kepemimpinan pasti ada yang dikerjakan, tapi memang harus hati-hati dalam melangkah,” sambungnya.

Paulus Tannos merupakan Direktur Utama PT Sandipala Arthaputra dalam proses pengadaan e-KTP di Indonesia. Ia ditangkap di Singapura dan sedang diproses untuk pemulangan ke Indonesia.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

UPDATE

Netanyahu Sebut Perang dengan Iran Belum Usai

Senin, 11 Mei 2026 | 08:20

OJK: Bank Bebas Tentukan Strategi Kredit, Program Pemerintah Hanya Potensi Bisnis

Senin, 11 Mei 2026 | 08:09

Harga Emas Langsung Tergelincir Usai Trump Tolak Tawaran Iran

Senin, 11 Mei 2026 | 07:50

Respons Iran soal Proposal AS Picu Kemarahan Trump

Senin, 11 Mei 2026 | 07:40

Sudah Saatnya Indonesia Berhenti dari Ketergantungan Energi Luar Negeri

Senin, 11 Mei 2026 | 07:27

Pasar Properti Indonesia Menyentuh Titik Jenuh

Senin, 11 Mei 2026 | 07:09

Optimalkan Minyak Jelantah

Senin, 11 Mei 2026 | 06:40

Geoffrey Till: Kekuatan Laut Bukan Sekadar soal Senjata

Senin, 11 Mei 2026 | 06:10

Delegasi Jepang Sambangi Fasilitas BLP Bahas Masa Depan Logistik

Senin, 11 Mei 2026 | 05:59

Ngobrol dengan Nelayan

Senin, 11 Mei 2026 | 05:40

Selengkapnya