Berita

Kantor pusat Microsoft Corporation di Issy-les-Moulineaux/Reuters

Bisnis

AS Gelontorkan Rp7.500 Triliun untuk Kecerdasan Buatan, Saham Teknologi Meledak

KAMIS, 23 JANUARI 2025 | 07:21 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Saham sejumlah perusahaan teknologi mengalami lonjakan signifikan setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan proyek investasi besar dalam infrastruktur kecerdasan buatan (AI). 

Proyek bernama "Stargate" ini merupakan kolaborasi antara OpenAI, SoftBank, Oracle, dan MGX, dengan rencana investasi hingga 500 miliar Dolar AS (sekitar Rp.7.500 triliun) untuk membangun pusat data AI di Amerika Serikat. 

Dikutip dari Reuters, Rabu 23 Januari 2025, saham Oracle Corp. melonjak hampir 9 persen sebelum penutupan pasar, dengan harga saat ini 183,79 Dolar AS per saham. NVIDIA, yang akan memasok chip untuk proyek tersebut, naik 3,9 pe4sen menjadi 146,33 Dolar AS per saham. 


Microsoft Corporation meningkat 3,5 persen menjadi 443,36 Dolar AS per saham, dan Arm Holdings plc. naik 14,6 persen menjadi 177,86 Dolar AS per saham. Kontrak berjangka yang melacak indeks teknologi Nasdaq 100 juga naik 0,8 persen.

Analis dari Wedbush, Dan Ives, menyatakan keyakinannya bahwa ini adalah awal dari gelombang investasi AI besar-besaran di AS. 

"Kami yakin ini adalah awal dari gelombang investasi AI besar-besaran yang akan terjadi di AS karena kami mengharapkan lebih banyak pemain teknologi besar akan membuat pengumuman selama beberapa minggu mendatang," kata Ives.

Proyek Stargate diperkirakan akan menciptakan lebih dari 100.000 lapangan kerja di Amerika Serikat, dengan pembangunan awal 10 pusat data di Texas dan potensi ekspansi hingga 20 pusat data. Inisiatif ini bertujuan untuk memperkuat posisi AS dalam persaingan teknologi global, khususnya dengan China. 

Secara keseluruhan, pengumuman investasi besar dalam infrastruktur AI oleh OpenAI, SoftBank, Oracle, dan MGX telah memberikan dorongan signifikan pada pasar saham teknologi, mencerminkan optimisme investor terhadap pertumbuhan dan inovasi di sektor ini.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Protelindo Masuk BTEL, Kuasai 10,86 Persen Saham Bakrie Telecom

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:26

Prabowo ke NTT Hari Ini, Pastikan Penanganan Korban Gempa Berjalan Baik

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:17

Pengamat: Rekam Jejak Mumpuni Bikin KH Marsudi Syuhud Unggul di Bursa Ketum PBNU

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:13

Presiden Prabowo Dijadwalkan Buka Muktamar ke-35 NU Besok

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:12

Emas Antam Merosot Rp18.000, Satu Gram Jadi Segini

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:03

DEEP Ingatkan Percepatan Pemilu Harus Punya Alasan Konstitusional

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:55

IHSG Balik Arah ke Zona Merah, Rupiah Menguat ke Rp17.690 per Dolar AS

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:44

SHOW Token Dorong Transformasi Industri Hiburan Global lewat Teknologi AI dan Blockchain

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:21

Bursa Asia Variatif, Investor Pantau Pergerakan Timur Tengah

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:06

THMP Bantah Pertemuan Jokowi-Relawan Bahas Pemilu 2029

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:03

Selengkapnya