Berita

Ketua DPR RI Puan Maharani singgung Program Makan Bergizi Gratis dalam pembukaan masa sidang II tahun 2024-2025/Repro

Politik

Puan Pastikan Pelaksanaan Makan Bergizi Gratis Diawasi DPR

SELASA, 21 JANUARI 2025 | 13:14 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pembukaan masa sidang II tahun 2024-2025 dimanfaatkan Ketua DPR RI Puan Maharani untuk menyoroti sejumlah isu yang tengah hangat diperbincangkan masyarakat. Salah satunya, program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang mulai dijalankan Pemerintah.

Sebagai lembaga yang memiliki fungsi pengawasan, DPR RI akan memastikan pemerintah bekerja sesuai dengan regulasi dan mengelola anggaran agar berjalan tepat sasaran dan efektif semata-mata untuk urusan rakyat.

Nah, program MBG untuk anak-anak ini yang jadi salah satu yang perlu diperhatikan DPR.


“Berbagai permasalahan yang akhir-akhir ini menjadi perhatian rakyat serta perlu segera ditindaklanjuti oleh Alat Kelengkapan Dewan, antara lain adalah pelaksanaan program makan bergizi gratis,” kata Puan dalam rapat paripurna ke-10 masa sidang II Tahun 2024-2025, di Gedung Nusantara II, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 21 Januari 2025.

“(Kemudian soal) Penegakan kode etik dan hukum pada lembaga yang membidangi ketertiban dan keamanan, perizinan, penggunaan, dan pengawasan senjata api oleh aparat,” sambungnya.

Puan kemudian menyebut masa persidangan DPR ini akan bersamaan dengan pelaksanaan tahun pertama program pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Diharapkan, program pemerintah itu berjalan hanya untuk kepentingan rakyat luas.

Ia menambahkan, setiap Pemerintahan juga akan berusaha melakukan yang terbaik untuk membangun Indonesia di segala bidang. Puan menilai, membangun Indonesia yang besar membutuhkan kerja besar dan kerja bersama dari seluruh komponen bangsa dan seluruh anak bangsa.

“Rakyat selalu memiliki harapan baru dari setiap pergantian pemerintahan. Begitu juga harapan rakyat kepada DPR RI periode yang baru, rakyat menitipkan kedaulatannya agar dapat dilaksanakan untuk mensejahterakan hidup rakyat,” demikian Puan Maharani.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Cium Skandal Baru Izin Tambang di Maluku Utara, Nama Haji Romo Ikut Terseret

Rabu, 01 April 2026 | 08:16

Wall Street Kembali Sumringah

Rabu, 01 April 2026 | 08:07

WFH ASN Diproyeksikan Hemat Kompensasi BBM Rp 6,2 Triliun

Rabu, 01 April 2026 | 07:53

Emas Melonjak 3 Persen, tapi Cetak Rekor Penurunan Bulanan Terburuk Sejak 2008

Rabu, 01 April 2026 | 07:42

RI Murka di DK PBB, Nilai Serangan TNI di Lebanon Tak Lepas dari Israel

Rabu, 01 April 2026 | 07:35

Pasar Saham Eropa Tutup Maret dengan Koreksi Terburuk dalam Empat Tahun

Rabu, 01 April 2026 | 07:24

Menhan AS Sebut Perang Iran Masuk Fase Penentuan

Rabu, 01 April 2026 | 07:17

Italia Gagal Lolos Piala Dunia Setelah Ditekuk 4-1 oleh Bosnia

Rabu, 01 April 2026 | 06:57

Katastropik Demokrasi Kita

Rabu, 01 April 2026 | 06:48

Soleman Ponto: Intelijen pada Dasarnya Teroris

Rabu, 01 April 2026 | 06:20

Selengkapnya