Berita

Pembongkaran pagar laut (Foto: dispenal, indomedia.co)

Bisnis

Prabowo Bongkar Pagar Laut, IHSG Tembus 7.200

SENIN, 20 JANUARI 2025 | 23:30 WIB | OLEH: ADE MULYANA

BURSA saham Wall Street terlihat semakin antusias menyambut pelantikan Donald Trump. Aksi optimis kembali tergelar pada sesi perdagangan penutupan pekan lalu. Seluruh Indeks Wall Street terpantau naik tajam hingga kemudian menjadikan pasar Asia turut terangkat positif dalam mengawali sesi pekan ini.

Laporan terkini menyebutkan Trump yang telah memulihkan operasional Tiktok setelah sempat ditutup beberapa jam akibat dinilai mengancam keamanan nasional. Trump terkesan telah berhasil menjadi pahlawan bagi perusahaan sosial media asal China yang cukup populer di negeri paman sam itu.

Rangkaian situasi tersebut menjadi bekal penting bagi pelaku pasar di Asia dalam mengawali pekan ini. Terlebih, di tengah minimnya sentimen regional yang tersedia, investor akhirnya memberikan porsi perhatian lebih besar pada sentimen Trump dan positifnya Wall Street.


Pantauan menunjukkan, jalannya sesi perdagangan yang diwarnai rilis kebijakan Bank Sentral China, PBoC yang mempertahankan besaran suku bunga utamanya. Sementara laporan dari Jepang menyebutkan turunnya tingkat produksi industri pada periode November 2024 lalu. Namun secara keseluruhan, sikap pelaku pasar di Asia lebih condong untuk mengikuti optimisme yang sedang bertahan di Wall Street.

Kinerja indeks akhirnya kompak dan konsisten menginjak zona hijau. Hingga sesi perdagangan berakhir, Indeks Nikkei (Jepang) melompat tajam 1,17 persen di 38.902,5, sedang Indeks KOSPI (Korea Selatan) melemah tipis 0,14 persen di 2.520,05 dan Indeks ASX200 (Australia) menguat moderat 0,45 persen di 8.347,4.

Optimisme di Asia kemudian menjalar di bursa saham Indonesia. Usai mampu membukukan gerak positif dalam tiga hari sesi perdagangan terakhir pekan lalu, pelaku pasar di Jakarta kembali melanjutkan aksi akumulasi dalam menjalani hari perdana pekan ini, Senin 20 Januari 2025.

Pantauan memperlihatkan, kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang konsisten menjejak zona penguatan di sepanjang sesi perdagangan dan bahkan sempat menembus level psikologis nya di kisaran 7.200. IHSG kemudian konsisten menapak di rentang penguatan moderat dan mengikis penguatan nya di ujung sesi perdagangan sore. IHSG akhirnya menutup sesi perdagangan hari ini dengan menguat moderat 0,22 persen di 7.170,73.

Jalannya sesi perdagangan kali ini diwarnai dengan kabar positif dari domestik. Adalah rilis hasil survey litbang kompas menyangkut tingkat kepuasan publik pada pemerintahan Prabowo Subianto. Kepuasan publik diklaim mencapai 80,9 persen, yang sekaligus lebih tinggi ketimbang pemerintahan Jokowi sebelumnya.

Namun di tengah tingginya kepuasan publik, pemerintahan Prabowo juga sedang dihadapkan pada masalah pagar laut yang misterius hingga kini. Perintah pembongkaran pagar Laut oleh Presiden Prabowo dikabarkan masih berlangsung.

Meski demikian, sikap optimis terlihat mampu bertahan di kalangan investor. Hal ini terutama terpantau dari kinerja sebagian saham unggulan yang mampu mencetak kenaikan untuk mendorong IHSG. Kenaikan IHSG dalam rentang moderat juga tercermin pada bervariasi nya gerak saham unggulan.

Sejumlah saham unggulan yang masuk dalam jajaran teraktif ditransaksikan kembali mencetak kenaikan yang bervariasi, seperti: BBRI, BMRI, BBNI, JPFA, dan SMGR. Sementara saham unggulan lain masih terseok di zona merah seperti: BBCA, TLKM, ASII, UNTR, PGAS, ADRO dan INDF.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Nama Elon Musk hingga Eks Pangeran Inggris Muncul dalam Dokumen Epstein

Minggu, 01 Februari 2026 | 14:00

Said Didu Ungkap Isu Sensitif yang Dibahas Prabowo di K4

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:46

Pengoperasian RDF Plant Rorotan Prioritaskan Keselamatan Warga

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:18

Presiden Harus Pastikan Kader Masuk Pemerintahan untuk Perbaikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:03

Danantara Bantah Isu Rombak Direksi Himbara

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:45

Ada Kecemasan di Balik Pidato Jokowi

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:25

PLN Catat Penjualan Listrik 317,69 TWh, Naik 3,75 Persen Sepanjang 2025

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:07

Proses Hukum Berlanjut Meski Uang Pemerasan Perangkat Desa di Pati Dikembalikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:03

Presiden Sementara Venezuela Janjikan Amnesti untuk Ratusan Tahanan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:27

Kelola 1,7 Juta Hektare, Agrinas Palma Fokus Bangun Fondasi Sawit Berkelanjutan

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:13

Selengkapnya