Berita

Ketua MKD DPR RI, Nazaruddin Dek Gam (kiri)/RMOL

Politik

Aksi Bikin Konten di Lokasi Kebakaran LA Viral, MKD DPR Segera Panggil Uya Kuya

SENIN, 20 JANUARI 2025 | 16:54 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI segera memanggil Anggota Komisi IX dari fraksi PAN, Surya Utama alias Uya Kuya, sebagai buntut dikritik warga Los Angeles, California, Amerika Serikat, saat membuat konten di lokasi kebakaran, dan viral di media sosial.

“Kita di MKD kita pasti akan minta klarifikasi dari saudara Uya Kuya,” tegas Ketua MKD, Nazaruddin Dek Gam, kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Senin, 20 Januari 2025. 

Namun, mengenai waktu pasti pemanggilan terhadap artis senior yang kini Anggota Dewan itu masih disesuaikan MKD. Mengingat, saat ini DPR masih dalam masa reses.


“Besok kan sudah masuk ya, besok akan kita putuskan,” imbuh Dek Gam. 

MKD menyayangkan aksi nirempati yang dilakukan Uya Kuya. Sebab, kebakaran yang terjadi di Los Angeles merupakan bagian dari insiden bencana alam. 

“Ya secara ini pasti ya karena sedang musibah ya,” tuturnya.

Dek Gam berharap aksi Uya Kuya tidak lakukan oleh Anggota DPR RI lainnya. Ia meminta insiden Uya Kuya di LA sebagai pembelajaran berharga bahwa semua pihak harus berempati terhadap sebuah musibah. 

“Jadi pembelajaran juga. Ya agar menjaga di mana yang bisa dibuat konten dan di mana orang lagi musibah kan gitu kan orang lagi musibah kan lagi berduka. Ada tempatnya kita mengambil kesempatan apalagi keuntungan,” pungkasnya.

Uya Kuya ditegur warga Los Angeles, California, AS, saat membuat konten di depan puing-puing sebuah rumah yang terdampak kebakaran hebat. Video yang menunjukkan Uya tengah ditegur itu viral di media sosial.

Sikap Uya Kuya dinilai tidak peka terhadap musibah yang dialami warga setempat.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Prabowo Desak Bos Batu Bara dan Sawit Dahulukan Pasar Domestik

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Polisi Harus Ungkap Pelaku Serangan Brutal terhadap Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Aparat Diminta Gercep Usut Penyiraman Air Keras terhadap Pembela HAM

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Prabowo Ingatkan Pejabat: Open House Lebaran Jangan Terlalu Mewah

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Bahlil Tepis Isu Batu Bara PLTU Menipis, Stok Rata-rata Masih 14 Hari

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:38

Purbaya Lapor Prabowo Banyak Ekonom Aneh yang Sebut RI Resesi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:32

Kekerasan Terhadap Pembela HAM Ancaman Nyata bagi Demokrasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:12

Setengah Penduduk RI Diperkirakan Mudik Lebaran 2026

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:07

Mentan: Cadangan Beras Hampir Lima Juta Ton, Cukup Hingga Akhir Tahun

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:48

Komisi III DPR Minta Dalang Penyerangan Air Keras Aktivis KontraS Dibongkar

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya