Berita

Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka/Ist

Politik

Survei Litbang Kompas:

80,9 Persen Responden Puas Kinerja Prabowo-Gibran

SENIN, 20 JANUARI 2025 | 11:29 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Hasil survei terbaru dari Litbang Kompas menunjukkan tingkat kepuasan publik terhadap 100 hari pertama pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka berada pada angka sangat tinggi. 

Berdasarkan survei yang dilakukan pada 4-10 Januari 2025 dengan melibatkan 1.000 responden dari 38 provinsi di Indonesia, sebanyak 80,9 persen responden menyatakan puas dengan kinerja keduanya.

Tingginya tingkat kepuasan terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran dinilai politikus Partai Demokrat Andi Arief sebagai awal yang sangat baik. 


"Sebuah kabar baik, 100 hari Prabowo-Gibran kepuasan masyarakat 80 persen dan keyakinan masyarakat di angka 89 persen versi Litbang Kompas," kata Andi lewat akun X miliknya, Senin 20 Januari 2025.

Dengan hasil survei yang positif ini, pemerintahan Prabowo-Gibran diharapkan dapat terus mempertahankan dan meningkatkan kinerjanya untuk memenuhi ekspektasi masyarakat serta membawa Indonesia ke arah yang lebih baik.

"Modal yang lebih dari cukup buat Pak Prabowo memimpin Indonesia ke depan," kata Andi yang kini jabat Komisaris Independen PLN tersebut.

Capaian ini bahkan melampaui tingkat kepuasan publik terhadap 100 hari kerja Presiden Joko Widodo pada periode pertama pemerintahannya bersama Wakil Presiden Jusuf Kalla. 

Pada Januari 2015, tingkat kepuasan publik terhadap 100 hari kerja Jokowi-JK tercatat berada di angka 65,1 persen.




Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Manusia Nusantara dan Karakteristiknya

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:59

Diduga Terlibat Korupsi, Wali Kota Pematangsiantar Dilaporkan ke KPK

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:40

Telkom Bidik Peluang AI di Berbagai Sektor Industri Lewat Alcosystem

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:20

Bahlil: Bagi Golkar, Kosgoro ‘Seng Ada Lawan’

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:57

Film Pesta Babi Dianggap jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:33

Banyak Orang Cemas dengan Ekonomi Indonesia, Chatib Basri jadi Solusi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:15

Membongkar Jaringan Korupsi Terstruktur Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:55

Penangkapan 320 WNA Jaringan Judol jadi Kado Manis Hari Bhayangkara

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:30

Kasus Silmy Karim Harus jadi Momentum Reformasi Total Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:10

Purbaya Bantah Isu Mundur dari Menkeu: Saya Lebih Suka Maju!

Sabtu, 06 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya