Berita

Ilustrasi/RMOL

Bisnis

Jelang Pelantikan Trump Rupiah Dibuka Rp16.365 per Dolar

SENIN, 20 JANUARI 2025 | 10:31 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Nilai tukar (kurs) Rupiah dibuka bergerak ke level Rp16.365 per Dolar AS pada perdagangan Senin pagi 20 Januari 2025.

Mata uang Garuda itu menguat tipis 15 poin atau bangkit 0,09 persen dari perdagangan sebelumnya jelang pelantikan Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Berdasarkan pantauan RMOL, mayoritas mata uang Asia bergerak bervariasi. Yen Jepang menguat 0,17 persen, Baht Thailand melemah 0,06 persen, Yuan China tumbuh 0,02 persen, dan Peso Filipina menguat 0,06 persen.


Selanjutnya Won Korea Selatan melemah 0,01 persen, Dolar Singapura menguat 0,07 persen dan dolar Hong Kong melemah 0,01 persen pada pembukaan perdagangan pagi ini.

Di sisi lain mata uang utama negara maju juga ikut bergerak bervariasi. Euro Eropa menguat 0,08 persen, Poundsterling Inggris stagnan, dan Franc Swiss menguat 0,07 persen.

Kemudian Dolar Australia menguat 0,11 persen, dan Dolar Kanada tumbuh 0,08 persen.

Community Lead Indo Premier Sekuritas (IPOT) Angga Septianus memprediksi Rupiah berpotensi kembali melemah ke level tertinggi pasca Bank Indonesia memangkas suku bunga ke level 5,75 persen.

“Namun demikian, penurunan suku bunga BI juga menjadi sentimen positif domestik dan mengundang dana asing yang mulai masuk di 3 hari terakhir perdagangan Bursa pada saham-saham berkapitalisasi besar,” katanya dalam keterangan resmi.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

UPDATE

Video Viral, Netanyahu Menyerah dan Flotilla Bebas

Senin, 25 Mei 2026 | 01:57

Narasi Larangan Pertalite untuk Kendaraan Merek Tertentu per 1 Juni 2026 Hoax!

Senin, 25 Mei 2026 | 01:40

Euforia Bobotoh

Senin, 25 Mei 2026 | 01:20

Sugiono Dianggap Berhasil Terjemahkan Kerja Nyata Prabowo

Senin, 25 Mei 2026 | 00:59

Ini Tujuh Saran untuk Prabowo Realisasikan Pasal 33 UUD 1945

Senin, 25 Mei 2026 | 00:40

Gubernur Lemhannas Minta Keberadaan BoP Dikaji Ulang

Senin, 25 Mei 2026 | 00:18

Edukasi Keuangan Bantu Mahasiswa Kelola Kantong Secara Sehat

Minggu, 24 Mei 2026 | 23:58

Golkar Jadikan MDI Instrumen Sosialisasi Program Prabowo ke Umat

Minggu, 24 Mei 2026 | 23:40

Prabowo Singgung Reshuffle Zulhas, PAN Terancam Tidak Digandeng Gerindra di 2029

Minggu, 24 Mei 2026 | 23:19

Ekonomi Syariah dan Ekonomi Kerakyatan: Dua Tombak Kedaulatan Ekonomi Indonesia

Minggu, 24 Mei 2026 | 22:43

Selengkapnya