Berita

Presiden Federasi Sepakbola Panama, Manuel Arias/Correio

Sepak Bola

Bilang "Gendut" ke Pemain Putri, Presiden Sepak Bola Panama Dapat Sanksi FIFA

MINGGU, 19 JANUARI 2025 | 05:55 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Presiden Federasi Sepak Bola Panama (FEPAFUT), Manuel Arias, harus lebih berhati-hati dalam berucap. Pasalnya, Arias mendapat hukuman dari FIFA usai menyebut 'gendut' salah satu pemain putri timnas Panama. 

Arias akhirnya mendapat hukuman dilarang beraktivitas selama 6 bulan.

"Presiden Arias dikenai sanksi selama 6 bulan hingga 14 Juli 2025, periode di mana ia tidak akan dapat berpartisipasi dalam kegiatan yang berkaitan dengan sepak bola federasi," tulis pernyataan resmi FEPAFUT, dikutip NBC News, Sabtu 18 Januari 2025.


Wakil Presiden FEPAFUT, Fernando Arce, akan menggantikan posisi Arias hingga masa hukuman berakhir.

Hukuman itu diberikan sebagai buntut dari komentar Arias yang merendahkan pemain timnas putri Panama, Marta Cox, pada Mei lalu yang membalas kritikan sang pemain.

Marta Cox sempat mengkritik persiapan Panama, yang tersingkir dari Piala Dunia 2023 usai tiga kali kalah di fase grup. Marta menyebut kurangnya fasilitas yang didapat timnya menjadi penyebab kegagalan Panama.

Kritikan itu dibalas Arias dengan komentar bernada menghina. 

"Dia kehilangan bentuknya. Dia gendut, tak bisa bergerak di lapangan," balas Arias. "Dia tak tahu apa-apa soal liga Panama selama bertahun-tahun, dia tidak tahu apa yang terjadi di sini."

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Pernah Tembak Mati Perampok Toko Emas, Eks Kapolres Jakbar Kini Jabat Kapolda Papua Barat

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:17

PIEP Datangkan 450 Ribu Barel Minyak dari Aljazair

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:07

Din Syamsuddin Tawarkan Konsep Etika Global Bersama di Forum Internasional Mauritius

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:05

KSP Kawal Ketat Kopdes Merah Putih hingga Capai Target

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:04

Strategi Pertamina Trans Kontinental Jaga Stabilitas Kinerja 2026

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:49

Lebih dari 42 Ribu Warga Ikut Pilih Logo HUT RI ke-81

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:40

Ketika Demonstrasi Punya Harga, yang Mati Bukan Hanya Integritas Mahasiswa

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:34

Forum Bersama Raja Charles III, Jumhur Bicara Kebijakan Pengelolaan Limbah

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:30

Menkop Gandeng KSP Percepat Operasionalisasi Kopdes

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:23

AKBP Supriyanto jadi Kapolres Pertama Kawasan IKN

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:20

Selengkapnya