Berita

Gerakan Rakyat menggelar acara perdana Insight Forum/Ist

Nusantara

Pramono-Rano Bidik Implementasi Bank Sampah di 100 Hari Pertama

SABTU, 18 JANUARI 2025 | 02:12 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Warga Kota berkolaborasi dengan Gerakan Rakyat menggelar acara perdana Insight Forum dengan tema "Sampah Jadi Sesuatu" yang dihadiri pegiat lingkungan, organisasi masyarakat, Dasawisma dan warga umum untuk membahas solusi inovatif pengolahan sampah plastik menjadi paving block.

Acara ini turut dihadiri oleh Chico Hakim, perwakilan dari tim transisi gubernur dan wakil gubernur terpilih Pramono Rano dan Rano Karno. 

Chico menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya forum ini, yang dinilainya sejalan dengan visi misi Pramono-Doel untuk mengatasi persoalan sampah di Jakarta, yang setiap harinya menghasilkan 8.000 ton.


“Nantinya, dalam 100 hari pertama kepemimpinan, Mas Pram dan Bang Doel akan mengimplementasikan program bank sampah di tingkat RT/RW," kata Chico, Jumat 17 Januari 2025.

Forum ini menghadirkan narasumber Diano Mayanata dan Aditya C. Windardi, kreator inovatif dalam pengolahan sampah plastik menjadi barang bermanfaat. 

Diano dan Aditya memaparkan langkah-langkah detail pengolahan sampah plastik menjadi paving block, mulai dari proses pengumpulan bahan hingga hasil akhirnya. 

Mereka juga membagikan pengalamannya membantu Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah dalam pengolahan sampah, hingga pada 2023 Banyumas dinobatkan sebagai kabupaten dengan pengolahan sampah terbaik di Asia Tenggara melalui program ini.

Paving block dari sampah plastik memiliki kekuatan tinggi, ramah lingkungan, dan berkontribusi mengurangi limbah plastik yang mencemari lingkungan. 

Program serupa di Jakarta diharapkan menjadi solusi konkret untuk mengurangi timbunan sampah plastik sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat.

Dewan Pengarah Warga Kota, Sahrin Hamid, menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan warga dalam mengelola sampah secara berkelanjutan. 

“Apa yang dilakukan Banyumas menjadi inspirasi penting. Hal ini menunjukkan bahwa kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat bisa menghasilkan perubahan besar. Jakarta di bawah kepemimpinan Pramono-Doel dapat mencontoh langkah ini,” jelas Sahrin.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Seriuskah Kemdiktisaintek Menjaga Mutu Pendidikan Tinggi

Selasa, 11 Agustus 2026 | 00:22

Anggota Dewan Etik Golkar Diduga Terlibat Dugaan Penipuan Miliaran

Selasa, 11 Agustus 2026 | 00:11

Membangun Kemandirian Energi Desa Melalui Penguatan Kapasitas Local Hero

Selasa, 11 Agustus 2026 | 00:05

Pertamina Perkuat Kemitraan Strategis Lewat SRM Summit 2026

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:31

Kerja Sama KSPSI-UT Perluas Kesempatan Pekerja Raih Pendidikan Tinggi

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:17

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

PTPN IV PalmCo Fasilitasi APRC 2026, Perputaran Ekonomi Masyarakat Meningkat

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:58

Isu Wamenhan Baru Jangan Terjebak Kepentingan Bisnis dan Korporasi

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:55

Paroki Kraksaan Menanti Kejelasan

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:32

Pramono-Erick Thohir Godok Persiapan FIFA ASEAN Cup di Jakarta

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:24

Selengkapnya