Berita

Kuba/Expedia

Bisnis

Sektor Pariwisata Pulih, Kuba Catat Rekor Kunjungan Wisatawan Rusia

JUMAT, 17 JANUARI 2025 | 13:16 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Sektor industri pariwisata Kuba terus mengalami pemulihan dengan rekor jumlah wisatawan asal Rusia.

Menurut pernyataan Kementerian Pariwisata Kuba, Ministerio de Turismo atau Mintur, di akun media sosial Facebook, sebanyak 185.800 wisatawan Rusia berkunjung ke Kuba, yang berarti terjadi peningkatan signifikan minat wisatawan terhadap pulau Karibia itu.

Mereka menambahkan bahwa peningkatan ini tidak hanya menyoroti daya tarik yang dimiliki Kuba sebagai tujuan wisata, tetapi juga kehangatan masyarakat dan kekayaan budayanya.


"Terima kasih kepada semua orang yang memilih untuk menikmati pantai, alam, warisan, sejarah dan tradisi kami," tulis Mintur, seperti dikutip dari Prensa Latina, Jumat 17 Januari 2025.

Angka terbaru menunjukkan peningkatan satu persen lebih tinggi dari laporan tahun 2023 dengan 184.800 kunjungan, dan lima persen dibandingkan dengan jumlah pelancong yang diterima pada tahun 2019, setahun sebelum pandemi Covid-19 dengan hampir 178.000 pengunjung.

Catatan sejarah tersebut mendekati perkiraan 200.000 pengunjung Rusia pada tahun 2024, yang dirilis saat itu oleh Mintur.

Menteri Pariwisata Kuba Juan Carlos GarcĂ­a mencatat bahwa tujuan dalam beberapa tahun mendatang adalah untuk meningkatkan arus wisatawan Rusia menjadi 500.000 pengunjung per tahun.

Penerbangan langsung saat ini berangkat dari Moskow ke Havana, Varadero, dan Cayo Coco, tujuan wisata utama di kepulauan Kuba.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Istana Minta Kritik terhadap BI Dijadikan Evaluasi Penguatan Komunikasi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:23

Kursi Dua Wamen Kosong, Pemerintah Belum Siapkan Pengganti

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:10

Mensesneg soal Kabar Said Iqbal Masuk Kabinet: Masih Didiskusikan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:59

Mubes V Kosgoro 1957 Digoyang Penolakan Daerah

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:52

AS Hantam Iran dengan Sanksi Baru, Jaringan Penyelundupan LPG Jadi Target

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:37

Istana Bantah Isu Menkeu dan Gubernur BI Bakal Dicopot

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:31

Prasetyo Hadi: Sinergi Pemerintah, DPR, dan BI Kunci Jaga Stabilitas Ekonomi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:20

Bank Indonesia Sudah Intervensi, Mengapa Rupiah Tetap Melemah?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:08

Menkeu Purbaya Bantah Omzet Warteg Turun Jadi Bukti Daya Beli Lesu

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:47

Daftar Komoditas Dirilis, Danantara SDI Siap Kendalikan Rezim Baru Ekspor RI

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:21

Selengkapnya