Berita

Pimpinan KPK Jilid VI periode 2024-2029/RMOL

Politik

Setyo Budiyanto Tegaskan Pimpinan KPK Dipilih Rakyat, Bukan Jokowi

KAMIS, 16 JANUARI 2025 | 08:07 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Setyo Budiyanto mengatakan bahwa pimpinan KPK merupakan pilihan rakyat.

Hal itu ia tegaskan merespon tudingan yang menyebutkan bahwa kepemimpinan KPK Jilid VI tidak sah karena dipilih oleh Presiden ke-7 Republik Indonesia Joko Widodo atau Jokowi.

"Ya kalau menurut saya, kami ini dipilih oleh rakyat melalui Komisi III (DPR)" kata Setyo seperti dikutip RMOL, Kamis, 16 Januari 2025.


Setelah itu kata Setyo, kepemimpinannya juga melalui proses dan melalui kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.

"Jadi menurut saya mungkin itu hanya persepsi, dugaaan. Semua orang bolehlah berpersepsi, tapi kami berlima merasakan bahwa tidak ada yang seperti itu," pungkas Setyo.

Ia juga membantah adanya isu bahwa pimpinan KPK  mendapat titipan tugas dari Jokowi. Menurutnya, tudingan tersebut hanya sekadar persepsi tanpa dasar fakta hukum.

Setyo Budiyanto selaku Ketua merangkap Anggota, bersama 4 Wakil Ketua merangkap Anggota, yakni Agus Joko Pramono, Fitroh Rohcahyanto, Ibnu Basuki Widodo, dan Johanis Tanak dilantik Presiden Prabowo pada Senin, 16 Desember 2024 dan berlaku mulai 20 Desember 2024.

Proses seleksi kepemimpinan KPK Jilid VI itu dimulai di era kepemimpinan Jokowi, mulai dari pembentukan panitia seleksi (pansel), hingga hasil seleksi dan diserahkan 20 nama calon pimpinan ke presiden. Meski begitu, 10 calon pimpinan pilihan Jokowi pun disetujui Prabowo, dan selanjutnya dikirim ke DPR untuk dilanjutkan seleksi menjadi 5 orang.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Kembali Bongkar Peran Dirjen Bea Cukai dalam Skandal Suap Blueray Cargo

Kamis, 27 Agustus 2026 | 01:46

UPDATE

Kemenkum Tegas Pertahankan Pembatalan Status Badan Hukum PLK

Selasa, 01 September 2026 | 16:28

Rebranding Dukcapil di Tarakan Tembus 1.387 Layanan Adminduk

Selasa, 01 September 2026 | 16:22

WNI Jadi Tentara Rusia Gegara Diiming-imingi Gaji Besar

Selasa, 01 September 2026 | 16:11

Pengamat Wanti-wanti BLU Batu Bara: Efisien Boleh, Pembangkit Jangan Terganggu

Selasa, 01 September 2026 | 15:53

UBakrie's Week 2026 Persiapkan 1.147 Mahasiswa Baru untuk Dunia Kampus dan Industri

Selasa, 01 September 2026 | 15:41

Bukan Cuma Cari Juara, Kemenag Bidik Kader Ulama dari MTQN XXXI

Selasa, 01 September 2026 | 15:39

DPR: Usut Tuntas Kematian Warga Pejompongan Korban Kerusuhan Demo

Selasa, 01 September 2026 | 15:34

Destry Resmi Pimpin BI, Perry Titip Pesan di Tengah Gejolak Global

Selasa, 01 September 2026 | 15:30

BNI Tawarkan Sukuk Ritel SR025 Lewat wondr, Imbal Hasil hingga 6,9 Persen

Selasa, 01 September 2026 | 15:25

Bawa Program "Klasterku Hidupku", BRI Ajak Pengusaha Ikan Kering Sorong Naik Kelas

Selasa, 01 September 2026 | 15:24

Selengkapnya