Berita

Ketua Komisi VIII DPR Marwan Dasopang/RMOL

Politik

DPR Sambut Baik Upaya Menag Memperingan Jemaah Haji Indonesia

RABU, 15 JANUARI 2025 | 17:58 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Menteri Agama Nasaruddin Umar sempat meminta pemerintah Arab Saudi untuk tidak mempersulit jemaah haji Indonesia yang melakukan tanazul atau bermukim di hotel ketika pelaksanaan Arafah berlangsung untuk ke tempat melempar jumroh atau jamarat di Mina.

Hal itu disampaikan Ketua Komisi VIII DPR Marwan Dasopang ketika menjelaskan isi pertemuan antara pemerintah Arab Saudi dengan Menag Nasaruddin Umar, Rabu, 15 Januari 2025.

Ia mengatakan bahwa Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan soal ruang di Mina untuk jemaah Indonesia hanya mendapatkan jatah ruang 0,8 meter per orang. Kemudian, Menag menyodorkan skema agar jemaah haji Indonesia melakukan tanazul. 


“Karena itu dicoba dengan skema lain, yang disebutkan dengan tanazul, jemaah akan diinapkan di hotel supaya ruang mina itu ada manfaatnya bagi jemaah yang tinggal di situ, dan menteri saya dengar menyampaikan itu sampai 50 ribu jemaah,” kata Marwan Dasopang di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan.

Masalah kemudian muncul, jemaah yang melakukan tanazul di hotel terdekat di Mina, bakal kesulitan untuk ke tempat melempar jumroh usai arafah. 

“Karena butuh waktu selama 4-5 jam di seputaran jamarat itu, biasanya pemerintah Saudi lewat askar itu diusir tidak boleh bergerombol, nah ini yang diinginkan menteri agama supaya dijadikan sebuah program, jadi tidak diusir-usirlah itu,” jelasnya.

Ia menambahkan, perlu ada simulasi untuk menerapkan jemaah yang melakukan tanazul tersebut untuk berangkat ke jamarat. 

“Dibutuhkan lah kira-kira simulasi seperti apa menerapkan itu jadi mereka butuh kajian,” ucapnya.

Menurutnya, pertemuan antara Menag Nasaruddin Umar dengan MEnteri Haji Arab Saudi hari ini cukup produktif untuk mencari solusi bagi jemaah Indonesia yang akan berangkat haji tahun ini. 

“Jadi saya kira pertemuan itu cukup produktif, menyampaikan berbagai hal kebutuhan Indonesia dan Kementerian Haji Arab Saudi merespons dengan baik dengan kalimat yang terakhir itu 'ya sudah kita telponan saja bisa kita bicarakan dengan baik' gitu,” tutupnya.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

TNI AU Bersama RCAF Kupas Konsep Keselamatan Penerbang

Rabu, 04 Februari 2026 | 02:04

Jokowi Dianggap Justru Bikin Pengaruh Buruk Bagi PSI

Rabu, 04 Februari 2026 | 01:45

Besok Jumat Pandji Diperiksa Polisi soal Materi Mens Rea

Rabu, 04 Februari 2026 | 01:28

Penguatan Bawaslu dan KPU Mendesak untuk Pemilu 2029

Rabu, 04 Februari 2026 | 01:17

Musorprov Ke-XIII KONI DKI Diharapkan Berjalan Tertib dan Lancar

Rabu, 04 Februari 2026 | 00:56

Polisi Tetapkan Empat Tersangka Penganiaya Banser, Termasuk Habib Bahar

Rabu, 04 Februari 2026 | 00:41

DPR Minta KKP Bantu VMS ke Nelayan Demi Genjot PNBP

Rabu, 04 Februari 2026 | 00:17

Kejagung Harus Usut Tuntas Tipihut Era Siti Nurbaya

Selasa, 03 Februari 2026 | 23:49

Begini Alur Terbitnya Red Notice Riza Chalid dari Interpol

Selasa, 03 Februari 2026 | 23:25

Penerapan Notaris Siber Tak Optimal Gegara Terganjal Regulasi

Selasa, 03 Februari 2026 | 23:11

Selengkapnya