Berita

Stasiun Gambir/Ist

Nusantara

Tujuh KA Tambahan Dioperasikan saat Libur Panjang Imlek

RABU, 15 JANUARI 2025 | 04:20 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 1 Jakarta akan mengoperasikan sebanyak tujuh kereta api (KA) Tambahan mulai 23 Januari 2025.

Hal ini untuk mengakomodir masyarakat di libur panjang Isra Mi'raj pada Senin 27 Januari 2025 dan Tahun Baru Imlek 2576 pada Rabu 29 Januari 2025.

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Ixfan Hendriwintoko mengatakan, KA Tambahan ini melayani beberapa tujuan favorit seperti Yogyakarta, Solo, Bandung, dan Surabaya.


Adapun KA Tambahan yang berangkat dari Daop 1 Jakarta, yakni KA Tambahan PSE-LPY (10908) relasi Pasarsenen - Lempuyangan keberangkatan pada 23 Januari sampai dengan 30 Januari 2025.

Lalu, Sembrani Tambahan (7010A) relasi Gambir - Surabaya Pasarturi keberangkatan 24 Januari hingga 31 Januari 2025, KA Tambahan GMR-YK (7004B) relasi Gambir - Yogyakarta keberangkatan 24 Januari sampai 30 Januari 2025, KA Tambahan GMR-YK (7002B) relasi Gambir - Yogyakarta keberangkatan 24 Januari hingga 30 Januari 2025.

Selanjutnya, KA Tambahan GMR-SLO relasi Gambir - Solo Balapan (7016B) relasi Gambir - Yogyakarta keberangkatan 24 Januari sampai 30 Januari 2025, KA Argo Cheribon (30F) relasi Gambir - Cirebon keberangkatan 28 Januari sampai 29 Januari 2025, dan KA Argo Parahyangan (40A) relasi Gambir - Bandung keberangkatan 28 hingga 29 Januari 2025.

Ixfan memperkirakan volume penumpang KA dari Daop 1 Jakarta periode libur panjang Isra Mi'raj dan Hari Raya Imlek 27-29 Januari 2025 sebanyak 24.307 penumpang.

"Untuk ketersediaan tiket masih dinamis selama penjualan tiket masih berlangsung," kata Ixfan dalam keterangan tertulisnya dikutip Rabu 15 Januari 2025.

Ixfan menambahkan, KA tambahan ini dilengkapi dengan berbagai tipe sarana. Pilihan sarana tersebut meliputi kereta eksekutif Mild Steel, kereta eksekutif New Image, kereta eksekutif Stainless Steel Generasi 1, serta kereta Ekonomi Premium Stainless Steel.

Selain itu, ada juga kereta ekonomi long seat berkapasitas 80 penumpang yang menawarkan pengaturan tempat duduk praktis untuk perjalanan jarak pendek maupun menengah.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

Harga Daging Sapi Tembus Rp153 Ribu/Kg, Zulhas Buka Opsi Subsidi APBN-APBD

Selasa, 25 Agustus 2026 | 14:18

LPSK Beri Perlindungan kepada Ferry Hongkiriwang, Saksi Kasus Febrie Adriansyah

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:54

Urusan Gula Konsumsi Aman, Kementan Kini Bidik Target Gula Industri di 2028

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:45

Ahmed al-Sharaa Sambut Keputusan AS Hapus Suriah dari Daftar Sponsor Teror

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:42

Geng Haiti Bantai 40 Pengungsi yang Berlindung di Gereja

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:42

Wajah Baru Jakarta, Wagub Rano Resmikan Jaksinema Pasar Rumput

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:29

BMKG Maksimalkan OMC di Kaltim Sepekan Ini untuk Tangani Karhutla

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:19

Dugaan Setoran Importasi Blueray, KPK Cecar Dua PNS Bea Cukai

Selasa, 25 Agustus 2026 | 12:50

Kasus OTT Unsoed Bisa Saja Terjadi di Kampus Lain

Selasa, 25 Agustus 2026 | 12:46

Perketat Imigrasi, Trump Bersiap Cabut 200 Ribu Visa WNA

Selasa, 25 Agustus 2026 | 12:46

Selengkapnya