Berita

Anies Baswedan saat bertakziah ke rumah duka almarhum Prof. Dr. Hasjim Djalal/Istimewa

Politik

Anies Bertekad Lanjutkan Semangat Prof Hasjim Djalal Jaga Kedaulatan Laut

SENIN, 13 JANUARI 2025 | 12:59 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Meninggalnya diplomat ulung sekaligus pakar hukum laut internasional Prof Dr Hasjim Djalal turut meninggalkan duka mendalam bagi mantan Gubernur Jakarta Anies Baswedan.

Anies mengatakan, almarhum merupakan tokoh kunci dalam perumusan United Nations Convention on the Law of the Sea (UNCLOS) 1982, sebuah instrumen hukum internasional yang menentukan batas-batas maritim negara-negara di dunia. 

Berkat keahliannya, wilayah kedaulatan maritim Indonesia meningkat signifikan, dari hanya 2 juta km² menjadi 5,8 juta km². Ia menggagas konsep Negara Kepulauan (Archipelagic State) sebagai bagian dari hukum internasional.


"Ia berhasil memperjuangkan penyatuan wilayah darat dan laut Indonesia yang sebelumnya terpecah-pecah," kata Anies lewat akun X pribadinya, Senin 13 Januari 2025.

Dedikasi Prof Hasjim Djalal tidak hanya mengangkat nama Indonesia di panggung internasional, tetapi juga menjadi inspirasi bagi para akademisi dan diplomat muda yang bercita-cita membangun kedaulatan maritim Indonesia.

"Kepergiannya meninggalkan duka mendalam, namun juga semangat untuk melanjutkan perjuangan menjaga kedaulatan laut kita," sambung mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu.

Anies mendoakan semoga amal ibadah dari ayah Dino Patti Djalal itu diterima di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan dan ketabahan.

"Terima kasih atas teladan dan jejak pengabdian yang kekal abadi," tutup Anies.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya