Berita

Megawati Soekarnoputri/Ist

Politik

Megawati Tak Ingin Ada Kader PDIP yang Cuma Cari Kekuasaan Belaka!

JUMAT, 10 JANUARI 2025 | 20:05 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Semua pihak diminta agar bersama-sama memikirkan masa depan Indonesia.

Menurut Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri, tagline pemerintah tentang sesuatu hanya omongan belaka bila tidak terwujudnya masa depan yang baik bagi generasi selanjutnya.

"Kita ini tidak hidup untuk di sini saja sekarang, bukan tetapi jauh for the future of our nation," kata Megawati dalam pidatonya di pembukaan HUT ke-52 PDIP, di Sekolah Partai, Lenteng Agung, Jakarta, Jumat 10 Januari 2025. 


Presiden ke-5 RI itu menyampaikan pihak yang memegang tanggung jawab saat ini harus memikirkan keselamatan dan kesejahteraan generasi selanjutnya. Termasuk kader PDIP harus memikirkan hal tersebut. 

"Karena kalau tidak begitu, siapa yang akan meneruskan? Apakah hanya cari kekuasaan saja. Apakah hanya akan mencari duit saja, ini sebuah pertanyaan besar saya," kata Megawati.

Selain mewarisi kesejahteraan bagi anak-cucu Indonesia, Megawati juga mengingatkan pentingnya mendorong Indonesia mencapai kejayaan dan abadi sepanjang masa.

'Saya seringkali bukan hanya berpikir tetapi suka melihat-lihat, senang lihat segala macam begitu. Terus saya pikirkan, kenapa, kok, ya, banyak sekali tagline-tagline seperti, sepertinya kok orang lupa ya kita ini namanya Indonesia Raya tetapi saya mempertanyakan pada diri saya sendiri tolong dijawab oleh kalian," katanya.

"Lah kok banyak sekali tagline seperti Indonesia Kerja, Indonesia Emas, dan lain-lain. Padahal cukup Indonesia Raya saja," demikian Megawati.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Merawat Tradisi Intelektual Mahasiswa Lewat Peluncuran Buku Pergerakan

Senin, 06 Juli 2026 | 03:59

Demokrasi Liberal dan Benteng Oligarki

Senin, 06 Juli 2026 | 03:43

ICX Realisasikan Buyback Rp71 Miliar Perkuat Sistem Tata Kelola

Senin, 06 Juli 2026 | 03:20

Polresta Bandara Soetta Bongkar Home Industry Vape Isi Ganja Beromzet Miliaran

Senin, 06 Juli 2026 | 02:59

Manifesto AJIP Bali: Ketika Pariwisata Kehilangan Arah

Senin, 06 Juli 2026 | 02:35

Perpres 111/2025 soal LGBT Ancaman Nirmiliter jadi Langkah Preventif Terukur

Senin, 06 Juli 2026 | 02:12

Nyali Semesta: Ali Khamenei dan Puncak Kepemimpinan Transendental

Senin, 06 Juli 2026 | 01:57

UMKM dan Budaya Minangkabau Bergaung di Malaysia

Senin, 06 Juli 2026 | 01:40

Jaksa telah Berubah Menjadi Pengacara Jokowi

Senin, 06 Juli 2026 | 01:20

Aiptu Sumaryanto jadi Korban Ketiga yang Gugur saat Gerebek Bandar Narkoba di Katingan

Senin, 06 Juli 2026 | 00:59

Selengkapnya