Berita

Pemimpin Yakuza, Yakuza Jepang, Takeshi Ebisawa/Net

Dunia

Pemimpin Yakuza Ngaku Selundupkan Bahan Nuklir dari Myanmar

KAMIS, 09 JANUARI 2025 | 17:08 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Di pengadilan Amerika Serikat, pemimpin sindikat kejahatan Yakuza Jepang, Takeshi Ebisawa mengaku bersalah atas kasus penyelundupan bahan nuklir dari Myanmar.

Departemen Kehakiman AS dalam sebuah pernyataan menyebut pemimpin Yakuza itu mengakui bahwa jaringnya terlibat pejualan bahan-bahan berbaya tersebut dari Myanmar ke negara lain.

"Seperti yang diakuinya di pengadilan federal hari ini, Takeshi Ebisawa secara terang-terangan menyelundupkan material nuklir, termasuk plutonium tingkat senjata, dari Burma (Myanmar)," kata Edward Y. Kim, pejabat jaksa AS untuk Distrik Selatan New York, seperti dimuat Anadolu Ajansi pada Kamis, 8 Januari 2025.


Selain bahan nuklir, Ebisawa juga mengaku bersalah atas tuduhan perdagangan narkotika internasional dan pelanggaran senjata.

Pada bulan Februari 2024, otoritas AS mendakwa Ebisawa, 60 tahun, atas tuduhan menyelundupkan uranium dan plutonium tingkat senjata dari negara Asia Tenggara, Myanmar, ke negara lain.

Pada tahun 2022, ia juga didakwa dengan perdagangan narkotika internasional dan pelanggaran senjata api.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Masalah Klasik Tak Boleh Terulang di Musim Haji 2026

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:15

BSI Semakin Diminati, Tabungan Tumbuh Tertinggi di Industri

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:13

Jembatan Rusak di Pandeglang Diperbaiki Usai Tiga Siswa Jatuh

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:05

ATR/BPN Rumuskan Pola Kerja Efektif Berbasis Kewilayahan

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:53

Tim Kuasa Hukum Nilai Tuntutan Nadiem Tak Berdasar Fakta Persidangan

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:44

Kelantan Siapkan Kota Bharu Jadi Hub Asia, Sasar Direct Flight Bangkok hingga Osaka

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:33

PLN Luncurkan Green Future Powered Today

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:30

Riki Sendjaja dan Petrus Halim Dikorek KPK soal Kredit Macet di LPEI

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:27

Juri LCC MPR Harus Minta Maaf Terbuka

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:21

Polisi Jaga Ratusan Gereja di Jadetabek

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:14

Selengkapnya