Berita

Kapolsek Ciputat Timur, Kompol Kemas Arifin, saat jumpa pers di Kantor Polsek Ciputat Timur, Tangerang Selatan pada Selasa, 7 Januari 2025/Istimewa

Presisi

Kematian Satu Keluarga di Tangsel Dipicu Jeratan Pinjol dan Judol

SELASA, 07 JANUARI 2025 | 23:58 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Terjerat pinjaman dan judi online menjadi motif utama kematian satu keluarga di Ciputat, Tangerang Selatan (Tangsel), Banten.

Hal itu diungkapkan oleh Kapolsek Ciputat Timur, Kompol Kemas Arifin, usai dilakukan analisis oleh ahli digital forensik pada handphone milik AF (31), tersangka sekaligus korban dari kasus ini di mana terdapat sejumlah aplikasi pinjaman online.

"Hasil di handphone milik korban AF ditemukan beberapa bukti akses terhadap 15 aplikasi pinjaman online dan kredit online serta empat situs judi online," papar Kemas saat jumpa pers di Polsek Ciputat Timur, Tangerang Selatan pada Selasa, 7 Januari 2025. 


Bahkan, dari hasil pencarian di ponsel tersangka ditemukan metode pembunuhan yang dilakukan terhadap keluarganya.

"Mengunjungi situs web dengan judul 'How easy it to kill someone with knife'," terang Kemas.

Sebelumnya, Polsek Ciputat Timur memastikan AF, suami dari YL (28) sekaligus ayah dari AH (3), tewas karena gantung diri di rumahnya di kawasan Cirendeu, Ciputat, Tangerang Selatan pada Minggu, 15 Desember 2024.

Sebelum bunuh diri, AF menjerat YL dan AH hingga istri dan anaknya itu hingga tewas dan ditinggal begitu saja dalam rumah.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Prabowo Desak Bos Batu Bara dan Sawit Dahulukan Pasar Domestik

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Polisi Harus Ungkap Pelaku Serangan Brutal terhadap Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Aparat Diminta Gercep Usut Penyiraman Air Keras terhadap Pembela HAM

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Prabowo Ingatkan Pejabat: Open House Lebaran Jangan Terlalu Mewah

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Bahlil Tepis Isu Batu Bara PLTU Menipis, Stok Rata-rata Masih 14 Hari

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:38

Purbaya Lapor Prabowo Banyak Ekonom Aneh yang Sebut RI Resesi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:32

Kekerasan Terhadap Pembela HAM Ancaman Nyata bagi Demokrasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:12

Setengah Penduduk RI Diperkirakan Mudik Lebaran 2026

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:07

Mentan: Cadangan Beras Hampir Lima Juta Ton, Cukup Hingga Akhir Tahun

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:48

Komisi III DPR Minta Dalang Penyerangan Air Keras Aktivis KontraS Dibongkar

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya