Berita

Direktur Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri RI, Judha Nugraha/RMOL

Dunia

Lima WNI Selamat dari Kecelakaan Kapal di Jepang

SELASA, 07 JANUARI 2025 | 13:16 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Sebuah kapal penangkap ikan terbalik di lepas pantai Pelabuhan Kashima di Prefektur Ibaraki, Jepang pada Senin dini hari, 6 Januari 2025 waktu setempat.

Kapal terbalik yanh diidentifikasi sebagai Ohama Maru No. 8 seberat 80 ton milik JF Otsu membawa 20 awak kapal, termasuk 15 warga negara Jepang dan lima warga negara Indonesia.

Menurut Kantor Penjaga Pantai Jepang di Ibaraki, kecelakaan itu menyebabkan dua orang tewas dan tiga lainnya hilang.


Direktur Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri RI, Judha Nugraha mengonfirmasi adanya WNI yang menjadi korban kapal tenggelam di Jepang.

Pihaknya telah berkoordinasi dengan Kedutaan Besar RI (KBRI) Tokyo dan pemerintah terkait.

"KBRI Tokyo segera berkoord dg Japan Coast Guard di Ibaraki. Kapal tsb berawak warga Jepang dan Indonesia (5 WNI)," ungkapnya.

Judha menyebut kondisi lima WNI dalam keadaan selamat. Adapun korban tewas yang dilaporkan selurunya merupakan warga Jepang.

"Japan Coast Guard memberikan informasi bahwa ke-5 orang WNI dalam keadaan selamat. Terdapat korban meninggal 2 orang dan hilang 3 orang. Keseluruhan korban adl warga Jepang," kata Judha.

Menurut NHK, awak kapal yang hilang, semuanya pria Jepang berusia 40-an, 60-an, dan 70-an, diyakini telah terlempar ke laut selama insiden tersebut.

Upaya penyelamatan yang melibatkan empat kapal patroli dan sebuah helikopter sedang berlangsung. Beberapa kapal lain di daerah tersebut juga bergabung dalam pencarian awak kapal yang hilang.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Cium Skandal Baru Izin Tambang di Maluku Utara, Nama Haji Romo Ikut Terseret

Rabu, 01 April 2026 | 08:16

Wall Street Kembali Sumringah

Rabu, 01 April 2026 | 08:07

WFH ASN Diproyeksikan Hemat Kompensasi BBM Rp 6,2 Triliun

Rabu, 01 April 2026 | 07:53

Emas Melonjak 3 Persen, tapi Cetak Rekor Penurunan Bulanan Terburuk Sejak 2008

Rabu, 01 April 2026 | 07:42

RI Murka di DK PBB, Nilai Serangan TNI di Lebanon Tak Lepas dari Israel

Rabu, 01 April 2026 | 07:35

Pasar Saham Eropa Tutup Maret dengan Koreksi Terburuk dalam Empat Tahun

Rabu, 01 April 2026 | 07:24

Menhan AS Sebut Perang Iran Masuk Fase Penentuan

Rabu, 01 April 2026 | 07:17

Italia Gagal Lolos Piala Dunia Setelah Ditekuk 4-1 oleh Bosnia

Rabu, 01 April 2026 | 06:57

Katastropik Demokrasi Kita

Rabu, 01 April 2026 | 06:48

Soleman Ponto: Intelijen pada Dasarnya Teroris

Rabu, 01 April 2026 | 06:20

Selengkapnya