Berita

Salah satu sekolah dasar di Kecamatan Jejawi terendam banjir/RMOLSumsel

Nusantara

Hujan Lebat Terus Melanda, BPBD OKI Minta Masyarakat Waspada Ancaman Banjir

SELASA, 07 JANUARI 2025 | 02:58 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Hujan dengan intensitas tinggi hingga cuaca ekstrem diperkirakan akan melanda Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, pada pertengahan Januari hingga Februari 2025. Curah hujan yang terus meningkat sejak akhir Desember 2024 itu perlu diwaspadai oleh masyarakat.

Sekretaris Dinas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) OKI, Nova Triyussanto mengungkapkan, meskipun hujan sudah sering turun dengan intensitas sedang, masyarakat tetap diminta untuk menjaga lingkungan sekitar rumah masing-masing guna mencegah dampak buruk dari hujan deras yang dapat menimbulkan bencana.  

"Kami mengimbau masyarakat untuk selalu menjaga lingkungan rumah mereka karena intensitas hujan yang tinggi berpotensi menyebabkan banjir," ujar Nova, dikutip RMOLSumsel, Senin 6 Januari 2025.


Nova juga mengidentifikasi 3 kecamatan di Kabupaten OKI yang berpotensi mengalami banjir pada triwulan pertama 2025. Yakni Kecamatan Mesuji, Mesuji Makmur, dan Lempuing. Banjir di kawasan ini tidak hanya disebabkan oleh hujan, tetapi juga oleh luapan air sungai.

"Secara geografis, wilayah-wilayah ini cukup rendah dan dekat dengan aliran sungai. Seperti di Kota Kayuagung, jika musim penghujan tiba, banjir sering terjadi di Kelurahan Jua-jua ujung," jelas Nova.

BPBD OKI mengingatkan masyarakat, khususnya yang tinggal di pinggiran sungai dan daerah rendah, untuk tetap waspada terhadap ancaman banjir. 

Selain itu, BPBD juga meminta agar masyarakat tidak mendirikan bangunan atau rumah di dekat Daerah Aliran Sungai (DAS) yang berisiko lebih tinggi terkena banjir.

"Masyarakat diminta untuk segera melaporkan jika terjadi banjir di wilayah tempat tinggal mereka agar dapat segera ditindaklanjuti," pungkas Nova.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya