Berita

Wakil Menteri Agama (Wamenag) Muhammad Syafi’i/RMOL

Nusantara

Dirjen PHU Usul Biaya Haji Rp55,5 Juta, Begini Kata Wamenag

SENIN, 06 JANUARI 2025 | 16:36 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Direktur Jenderal Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama Hilman Latief mengajukan usulan biaya haji yang ditanggung jemaah sebesar Rp55,5 juta dalam rapat bersama Panitia Kerja (Panja) Haji 2025 di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Senin, 6 Januari 2025.

Wakil Menteri Agama (Wamenag) Muhammad Syafi’i menjelaskan tentang usulan Kemenag untuk biaya haji 2025 yang dibebankan ke jemaah sebesar Rp65,3 juta, merupakan hasil kerja bersama Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH). 

“Kemarin itu, kenapa 65? Karena pembagian antara Bipih dengan nilai manfaat, itu kan BPIH. Itu kan komponennya dua, Bipih yang dibayar langsung oleh jemaah dan nilai manfaat. Itu dari hasil kerja BPKH,” kata Wamenag.


Pria yang akrab disapa Romo Syafi’i ini mengatakan bahwa hasil evaluasi antara Kemenag dan parlemen, didapati prosentase biaya haji 2025. 62 persen yang ditanggung jemaah dan 38 persen dari nilai manfaat. Maka, usulan Kemenag yang awalnya 70 persen ditanggung jemaah dan 30 persen ditanggung pemerintah otomatis berubah.

“Nah dengan pengurangan itu maka komponen Bipih sudah langsung turun, udah langsung turun,” ucapnya.

Ia menambahkan, dengan adanya beberapa komponen biaya haji yang dikurang, maka secara otomatis seluruh total biaya akan berubah.

“Kemudian ditambah ada pengurangan dari ongkos pesawat dan yang lain, tapi detailnya saya belum tau. karena baru akan saya pahami nanti setelah ikut rapat Panja,” jelasnya.

“Tapi yang jelas itu saat ini sudah di angka 55 koma, ya di bawah lagi, udah 55,3 gitu ya,” tutupnya.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Prabowo Desak Bos Batu Bara dan Sawit Dahulukan Pasar Domestik

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Polisi Harus Ungkap Pelaku Serangan Brutal terhadap Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Aparat Diminta Gercep Usut Penyiraman Air Keras terhadap Pembela HAM

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Prabowo Ingatkan Pejabat: Open House Lebaran Jangan Terlalu Mewah

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Bahlil Tepis Isu Batu Bara PLTU Menipis, Stok Rata-rata Masih 14 Hari

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:38

Purbaya Lapor Prabowo Banyak Ekonom Aneh yang Sebut RI Resesi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:32

Kekerasan Terhadap Pembela HAM Ancaman Nyata bagi Demokrasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:12

Setengah Penduduk RI Diperkirakan Mudik Lebaran 2026

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:07

Mentan: Cadangan Beras Hampir Lima Juta Ton, Cukup Hingga Akhir Tahun

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:48

Komisi III DPR Minta Dalang Penyerangan Air Keras Aktivis KontraS Dibongkar

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya