Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Gempa Berkekuatan 6,3 Magnitudo Guncang El Salvador

SENIN, 06 JANUARI 2025 | 12:26 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Wilayah pesisir pantai La Paz, El Salvador diguncang gempa dahsyat berkekuatan 6,3 Magnitudo pada Minggu waktu setempat, 5 Januari 2025. 

Menurut laporan Kementerian Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam (MARN), titik episentrum gempa terletak di lepas pantai La Paz, 29 kilometer barat daya Costa del Sol dan 50 kilometer dari ibu kota negara tersebut.

Pihak berwenang mengesampingkan potensi tsunami  akibat gempa di daerah pesisir. Tetapi meminta warga tetap waspada.


"Mengingat aktivitas seismik di lepas pantai kita, sangat penting untuk tetap tenang, mengambil tindakan pencegahan, dan tetap mendapatkan informasi," tegas MARN dalam sebuah pernyataan, seperti dimuat Marca.

Presiden El Salvador, Nayib Bukele melaporkan peristiwa gempa bumi melalui akun X miliknya. Dia menghimbau penduduk untuk tetap tenang dan bersiap menghadapi gempa susulan, yang sejauh ini telah terjadi enam kali.

"Setelah gempa bumi dahsyat pagi ini, kami telah menerima laporan dari semua sektor di negara kami: jalan raya, jembatan, dinding penahan, lereng, bendungan hidroelektrik, sungai, danau, gunung berapi, gedung publik, rumah, rumah sakit, klinik, pasar, toko, pabrik, pusat wisata, pusat bersejarah, taman, pantai, pelabuhan, bandara, pangkalan militer, kantor polisi, dan sekolah," kata Bukele di media sosial.

Bukele mengungkap hingga kini belum ada korban jiwa atau kerusakan yang dilaporkan akibat gempa. Tetapi pihaknya terus meninjau situasi di lapangan.

"Tampaknya, tidak ada korban jiwa atau luka-luka, dan tidak ada kerusakan material yang signifikan yang dilaporkan. Kami akan terus memantau situasi," tambahnya.

Gempa juga terasa di negara-negara lain di kawasan tersebut seperti Guatemala, di sembilan dari 22 departemennya, termasuk ibu kotanya, serta di Honduras dan Nikaragua, di mana tidak ada kerusakan besar yang dilaporkan.

Observatorium Lingkungan melaporkan bahwa setelah gempa bumi dahsyat tersebut, tercatat 27 gempa susulan, 11 di antaranya dirasakan oleh penduduk. 

Gempa susulan ini terkait dengan proses subduksi antara lempeng Cocos dan Karibia, tetapi gempa bumi ini tidak mewakili ancaman tsunami bagi pesisir El Salvador atau wilayah lain di Amerika Tengah.

Di Honduras, Sekretariat Manajemen Risiko dan Kontinjensi Nasional mengonfirmasi bahwa tidak ada korban jiwa atau kerusakan material akibat gempa bumi tersebut.

Gempa bumi besar terakhir di El Salvador terjadi pada tahun 2001, yang menewaskan lebih dari 1.000 orang.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya