Berita

Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL), Laksamana TNI Muhammad Ali dalam Konferensi Pers di Wisma Elang Laut (WEL), Menteng, Jakarta Pusat, Jumat 3 Januari 2025./Dinas Penerangan Angkatan Laut

Pertahanan

Jalankan Misi Asta Cita Prabowo, TNI AL Siap Gelar MNEK 2025

SABTU, 04 JANUARI 2025 | 08:34 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

TNI Angkatan Laut akan menggelar 5th Multilateral Naval Exercise Komodo (MNEK) di Denpasar, Bali, Februari 2025 mendatang. 

Hal ini dilakukan sebagai komitmen tinggi terhadap perdamaian dan stabilitas maritim global serta mewujudkan Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto, 

Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL), Laksamana TNI Muhammad Ali mengatakan bahwa 5th Multilateral Naval Exercise Komodo (MNEK) 2025 di Bali akan melibatkan 58 negara. 


Hingga kini sudah 37 negara yang telah mengkonfirmasi untuk berpartisipasi. Total Alutsista asing yang terlibat sebanyak 21 kapal perang, 5 heli, dan 3 MPA. Sementara TNI AL mengerahkan 17 KRI.

"Dengan mengangkat tema 'Maritime Partnership for Peace and Stability', gelaran latihan ini akan berfokus pada penanggulangan bencana serta operasi kemanusiaan. Ini untuk mencerminkan tugas utama TNI AL di bidang Operasi Militer Selain Perang (OMSP), karena MNEK 2025 sendiri bertujuan untuk mempererat hubungan antar negara dalam bidang keamanan maritim serta operasi kemanusiaan," kata Ali Konferensi Pers yang berlangsung di Wisma Elang Laut (WEL), Menteng, Jakarta Pusat pada Jumat 3 Januari 2025.

Pada kesempatan tersebut Ali juga menyampaikan terkait pencapaian strategis TNI AL sepanjang periode tahun 2024.

TNI AL berhasil melaksanakan misi di bidang operasi kemanusiaan dan diplomasi dengan mengirimkan KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat-992 ke Gaza Palestina. Kemudian melakukan diplomasi Duta Bangsa melalui Kartika Jala Krida, serta melakukan kunjungan ke negara-negara Asia dan Eropa Timur menggunakan KRI Bimasuci. 

TNI AL juga melakukan respons cepat terhadap bencana dalam negeri seperti erupsi Gunung Ruang di Sulawesi Utara dan Gunung Lewotobi di NTT.

Selanjutnya pada keberhasilan operasi penegakan hukum, TNI AL berhasil menggagalkan 18 kasus penyelundupan narkotika jenis kokain seberat 84,75 kg, jenis sabu-sabu seberat 72,9 kg, jenis ganja seberat 14,2 kg dan 500 butir ekstasi. 

TNI AL juga melakukan upaya penegakan hukum lainnya yang mencakup penggagalan 10 kasus penyelundupan benih bening lobster senilai Rp 86,2 Miliar, 24 kasus penyelundupan Pekerja Migran Ilegal, hingga barang-barang ilegal seperti miras dan rokok.

Pada sisi modernisasi Alutsista sendiri TNI AL akan melakukan penambahan kapal-kapal dan juga helikopter. 

TNI AL juga berkontribusi pada potensi maritim yaitu pembangunan 96 dapur umum untuk program makan bergizi dan pengembangan 212 Kampung Bahari Nusantara (KBN) yang mencakup lima klaster pembangunan masyarakat pesisir. 

Pada Inovasi Hidro-Oseanografi, TNI AL luncurkan aplikasi Hidros DB35 oleh Pushidrosal dimana teknologi ini akan meningkatkan efisiensi pemetaan maritim.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

BKSAP DPR Dukung Menlu Arrmanatha Perkuat Diplomasi Bebas Aktif

Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:26

Korea Utara Uji Coba Rudal Berteknologi AI, Terbang Sejauh 1.000 Km

Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:10

Kuota Internet Kok Masih Hangus? Ini Penjelasan Komdigi

Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:01

Banggar DPR Tekankan Disiplin Fiskal di Tengah Belanja Negara Rp4.106 Triliun

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:53

RUU Migas Ditargetkan Rampung 22 Oktober, DPR Ingatkan Pembahasan Harus Cermat

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:13

Kemenko PM Dorong Kolaborasi Dunia Usaha untuk Pertumbuhan Ekonomi Inklusif

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:09

Rangkap Jabatan Bahlil Harus Dimaksimalkan untuk Selaraskan Kebijakan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:05

KPK Ungkap Ada Setoran dari Kantah ke Tingkat Pusat ATR/BPN

Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:36

Sequis Life Digugat Rp1,27 Miliar ke PN Jakarta Selatan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:28

AS Usir Dua Delegasi Iran Setelah Sidang Umum PBB

Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:17

Selengkapnya