Berita

Thomas Lembong/RMOL

Nusantara

Temui Tom Lembong, Anies Bawa 'Oleh-oleh'

JUMAT, 03 JANUARI 2025 | 20:59 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Gubernur DKI Jakarta periode 2017-2022, Anies Baswedan, menceritakan pertemuannya dengan mantan Menteri Perdagangan, Thomas Trikasih Lembong, yang kini menjadi tersangka dalam kasus dugaan korupsi impor gula di Kementerian Perdagangan (Kemendag) tahun 2015-2016. 

Melalui akun X miliknya, Anies memuji semangat dan optimisme yang ditunjukkan oleh Thomas Lembong meski tengah menghadapi proses hukum.

"Tadi saya berjumpa dengan Pak Tom Lembong. Alhamdulillah kondisi sehat penuh semangat bahkan bisa dibilang luar biasa semangatnya, mengagumkan," katanya Jumat 3 Januari 2025.


Mantan Capres Koalisi Perubahan itu  mengungkapkan bahwa dirinya membawa sebuah buku berjudul Revolusi sebagai oleh-oleh untuk Thomas Lembong.

Buku tersebut, menurut Anies, menceritakan perjuangan para pendiri Republik Indonesia yang selalu optimis, positif, dan penuh cinta pada tanah air.

"Sejarah selalu berkisah tentang peristiwa yang sudah terjadi dan sejarah itu kita lihat bahwa pribadi-pribadi yang mengusung kebenaran selalu ujungnya mencapai atau dibukakan pintu kemenangan," jelasnya.

Dalam pertemuan tersebut, Anies menegaskan bahwa ia dan Thomas Lembong tidak membahas perkaranya secara mendalam. Ia menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada tim pengacara yang mendampingi Thomas.

"Kami serahkan kepada tim pengacara untuk menangani hal ini. Namun, saya sepemahaman dengan 8 fraksi di Komisi III DPR bahwa apa yang dialami Pak Tom Lembong tidak mencerminkan rasa keadilan," tegas Anies.

Anies juga menyatakan keyakinannya bahwa proses hukum akan berjalan dengan baik dan kebenaran akan terungkap. Ia mengajak masyarakat untuk mendoakan Thomas Lembong agar mendapatkan keadilan.

"Insya Allah kebenaran akan menemukan jalannya tentu kita terus mendoakan mendukung dan mengerjakan semua yang mungkin untuk membantu pak Tom Lembong," pungkasnya.

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

Senator Apresiasi Program Kolaborasi Bedah Rumah di Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:32

10 Lokasi Terbaik Nonton Pawai Ogoh-Ogoh Nyepi 2026 di Bali, Catat Tempatnya

Selasa, 17 Maret 2026 | 17:50

UPDATE

Klaim Bahlil soal Energi Aman Patut Dipertanyakan

Jumat, 27 Maret 2026 | 08:10

Kabut Perang Selimuti Wall Street, Nasdaq Jatuh Paling Dalam

Jumat, 27 Maret 2026 | 08:09

Trump Perpanjang Jeda Serangan ke Iran

Jumat, 27 Maret 2026 | 08:02

Tanpa Perencanaan, Pendatang Baru Berpotensi Jadi Beban

Jumat, 27 Maret 2026 | 08:01

OJK Prediksi Sejumlah Bank Besar akan Naik Kelas ke KBMI IV pada 2026

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:45

Harga Emas Anjlok Tertekan Dolar AS dan Proyeksi Suku Bunga Tinggi

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:34

Bursa Eropa Tumbang, Indeks STOXX 600 Dekati Fase Koreksi

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:21

Pertama dalam Sejarah, Tanda Tangan Presiden Donald Trump akan Dicetak di Dolar AS

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:07

Ekonomi Indonesia: Makro Sehat, Mikro Sekarat

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:35

Bekas Kepala KSOP Belawan Jadi Tersangka Skandal PNBP

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:24

Selengkapnya