Berita

Masjid Ibrahimi, Hebron, Tepi Barat/AA

Dunia

Israel Larang Adzan Berkumandang di Masjid Ibrahimi Tepi Barat

JUMAT, 03 JANUARI 2025 | 11:29 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Pasukan pendudukan Israel berulang kali mencegah adzan berkumandang di Masjid Ibrahimi, Henbron, Tepi Barat.

Kementerian Wakaf dan Urusan Agama Palestina mengatakan sepanjang bulan Desember 2024, pasukan pendudukan telah melarang 48 kali adzan berkumandang.

"Pasukan pendudukan mencegah adzan sebanyak 48 kali, menyerbunya, memanjat atapnya, dan melakukan beberapa pengukuran, yang merupakan pelanggaran terang-terangan terhadap kesucian tempat-tempat suci Islam," bunyi laporan tersebut, seperti dimuat Middle East Monitor pada Jumat, 3 Januari 2024.


Kementerian juga mencatat adanya penggalian untuk memperluas saluran pembuangan limbah di halaman masjid yang dilakukan oleh otoritas Israel.

Selain itu, tentara Israel juga menyerang Direktur masjid Ibrahimi, Sheikh Moataz Abu Sneineh, di gerbang militer dan mencegahnya menerima perawatan medis.

"Pasukan pendudukan juga berupaya mengganggu acara pembacaan Al-Quran," tambah kementerian.

Dalam laporan bulanannya, kementerian tersebut menyebut tentara Israel dan pemukim meningkatkan serangan mereka terhadap Masjid Al-Aqsa.

Beberapa kali Menteri Keamanan Nasional Israel yang ekstremis, Itamar Ben-Gvir, memaksa masuk masjid tersebut pada hari pertama perayaan Hanukkah bagi orang Yahudi dengan penjagaan ketat oleh pasukan pendudukan.

Ini adalah ketujuh kalinya ia merangsek ke tempat suci umat Islam tersebut sejak Ben-Gvir memangku jabatan pada Desember 2022.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Aplikasi Digital Berbasis White Label Dukung Operasional KDKMP

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:59

Wamenaker Fasilitasi Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial di Multistrada

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:43

DPD Dorong Kemenko Polkam Lahirkan Peta Jalan Keamanan Papua

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:28

Mengoptimalkan Potensi Blue Ocean Economy

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:53

Wagub Lampung Minta Gapembi Kawal Pemenuhan Standar MBG

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:35

Analis Geopolitik: Tiongkok Berpotensi sebagai Global Stabilizer

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:23

Prabowo dan Tumpukan Uang

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:58

ANTAM Tetap Fokus Jaga Fundamental Bisnis di Tengah Dinamika Global

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:46

Sukseskan Program Nuklir, PKS Dorong Pembentukan Kembali BATAN

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:23

Paradigma Baru Biaya Logistik

Kamis, 14 Mei 2026 | 02:59

Selengkapnya