Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Jumlah Wisatawan Asing yang Kunjungi RI Capai 12,6 Juta hingga November 2024

KAMIS, 02 JANUARI 2025 | 16:35 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Jumlah wisatawan asing yang berkunjung ke Indonesia tercatat melonjak 17,27 persen secara tahunan (yoy) pada November 2024, menjadi 1.192.067 orang.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Pudji Ismartini mengatakan jumlah kunjungan tersebut naik secara tahunan, namun turun secara bulanan sebesar 8,53 persen.

Sementara sepanjang tahun sampai dengan November 2024, wisatawan asing tercatat meningkat lebih dari 20 persen.


"Secara kumulatif sepanjang Januari hingga November 2024 adalah total kunjungan wisman mencapai 12.658.048 kunjungan atau meningkat 20,17 persen dibandingkan dengan periode yang sama pada 2023," kata Pudji dalam Rilis BPS di Jakarta, Kamis 2 Januari 2025.

Dikatakan Pudji, capaian wisman itu merupakan yang tertinggi dalam 5 tahun terakhir, yang mencakup wisatawan asing yang masuk melalui pintu masuk utama sebanyak 940.570 kunjungan. Sementara, sisanya atau sebanyak 151.497 masuk melalui pintu masuk perbatasan.

Adapun kunjungan wisman terbanyak menurut kebangsaan berasal dari Malaysia, disusul turis dari Australia dan Singapura. 

Dalam hal rata-rata lama tinggal, menurut catatan BPS, wisman yang berkunjung ke Indonesia pada November rata-rata menghabiskan 6,85 malam di Tanah Air.

Sementara itu untuk jumlah perjalanan wisatawan nusantara (wisnus) pada November 2024 mencapai 80.612.557 perjalanan. Angka lebih rendah sekitar 1 persen secara bulan dibandingkan bulan sebelumnya 81,34 juta perjalanan.

"Secara historis kita bisa lihat jumlah perjalanan wisnus ini lebih rendah atau low season dan salah satu penyebabnya adalah karena jumlah event atau festival pada November tidak sebanyak bulan-bulan sebelumnya," ujarnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

UPDATE

Naming Rights Halte untuk Parpol Dinilai Politisasi Ruang Publik

Rabu, 15 April 2026 | 12:19

Iran Taksir Kerugian Akibat Serangan AS-Israel Capai Rp4.300 Triliun

Rabu, 15 April 2026 | 12:13

Prima Sebut Wacana PDIP Gaji Guru Rp5 Juta Ekspektasi Semu

Rabu, 15 April 2026 | 12:12

Kasus Pelecehan di FHUI Jadi Ujian Integritas Kampus

Rabu, 15 April 2026 | 12:06

Temui Dubes UEA, Waka MPR Pacu Investasi dan Transisi Energi

Rabu, 15 April 2026 | 11:52

IPC TPK Sukses Kelola 850 Ribu TEUs di Awal 2026

Rabu, 15 April 2026 | 11:41

Diduga Dianiaya Senior, Anggota Samapta Polda Kepri Tewas

Rabu, 15 April 2026 | 11:34

Auditor BPKP Ungkap Kerugian Pengadaan Chromebook Terjadi Selama 3 Tahun

Rabu, 15 April 2026 | 11:32

Soal Kasus Bea Cukai, Faizal Assegaf Ungkap Kronologi Hubungan dengan Rizal

Rabu, 15 April 2026 | 11:21

Zelensky Sindir AS Kehilangan Fokus ke Ukraina Akibat Perang Iran

Rabu, 15 April 2026 | 11:03

Selengkapnya